Misteri Soliter

Judul: Misteri Soliter
Penulis: Jostein Gaarder
Penerbit: Jalasutra

Siapakah Aku? Darimanakah Aku berasal? Dan kemanakah aku akan menuju?

Buku karangan Jostein Gaarder ini bercerita tentang perjalanan seorang anak laki-laki bernama Hans Thomas dengan ayahnya dalam upaya mencari ibunya. Hans adalah anak laki-laki berumur 12 tahun yang cerdas dan penuh rasa ingin tahu. Ayah Hans adalah seorang yang jenius dan menyukai filsafat, walau sedikit pemabuk.

Di dalam perjalanan itu Ayah dan anak ini bercakap-cakap. Ayah Hans suka memancing Hans dengan pertanyaan-pertanyaan kritis. Serangkaian peristiwa aneh juga terjadi di dalam perjalanan itu. Dimulai dari lelaki kerdil yang memberi Hans kaca pembesar, kemudian tukang roti yang memberinya kue dan buku mungil yang berkisah tentang seorang pelaut yang terdampar di pulau terpencil. Dan di pulau itu dihuni oleh seperangkat kartu remi (baca: yang mewujud dalam sosok para kurcaci) yang di dalamnya membentuk sebuah permainan soliter.

Kartu remi ibarat sekumpulan manusia di bumi. Ada berbagai wajah manusia di bumi. Seperti juga halnya kartu remi: ada wajik, sekop, hati, dan keriting.Namun yang paling istimewa adalah Joker. Kehadirannya dalam setiap permainan selalu diperebutkan.

Seperti itu pulalah Joker digambarkan dalam buku Misteri Soliter. Seorang joker adalah orang yang jujur, pintar, cerdas, dan selalu banyak bertanya. Ia tidak keberatan untuk berbeda dengan orang lain. Baginya hidup adalah kebebasan untuk mendalami arti kehidupan itu sendiri. Joker adalah mewakili kehausan diri manusia yang ingin terus menerus lebih memahami arti dunia. Berbeda dengan kartu remi lainnya, bagi mereka hidup di dunia sudah begitu adanya.

“Tiba-tiba kusadari banyak manusia yang hidup di bumi tanpa sadar akan banyak hal di sekitarnya, seperti halnya para kurcaci pemalas di Pulau Ajaib itu. Kehidupan kita adalah bagian dari petualangan yang unik. Sekalipun demikian, sebagian besar dari kita berpikir dunia ini “biasa-biasa saja” dan terus menerus mencari sesuatu yang tak biasa-seperti bidadari atau makhluk angkasa luar. Tetapi itu terjadi karena kita tak menyadari bahwa dunia adalah misteri.”

Tidakkah pertanyaan mengenai siapa diri kita, darimana kita berasal menjadi sebuah misteri? Dan bagaimanakah mungkin sesuatu bisa muncul begitu saja dari ketiadaan? Bukankah itu seperti mimpi yang menakjubkan?

2 Comments

  1. duuh saya penasaran sama buku ini, masih nyari-nyari dimana belinya

  2. Enggar

    Belum dapet mas? Mau dipinjamkan?

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*