Sejauh manakah cakrawala etika kita?

Sumber: Dunia Anna, Jostein Gaarder

“Sejauh manakah cakrawala etika kita? Ujung-ujungnya permasalahan ini kembali kepada pertanyaan tentang identitas. Apakah manusia itu? Dan siapakah aku? Jika aku hanya diriku – badan yang sedang duduk dan menulis ini- maka aku adalah sekadar suatu ciptaan tanpa harapan. Dalam pengertian yang luas. Namun, aku memiliki sebuah identitas yang lebih mendalam ketimbang sekadar badanku dan masa hidupku yang singkat di bumi ini. Aku adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar dan lebih berkuasa ketimbang diriku sendiri.

… sebagai wakil dari keseluruhan planet tempat hidupku. Itu semua menjadi aku. Aku peduli dengan nasib planet ini karena aku takut kehilangan bagia inti terdalam dari jati diriku. (halaman 209)

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*