Feynman, Genius Paling Cool Sedunia

Buku terjemahan dari buku aslinya yang berjudul “What Do You Care What Other People Think’ ini diterbitkan pertama kali oleh Mizan tahun 2006.  Buku yang mengisahkan masa kecil Feynman, kisah Feynman dengan istrinya dan keterlibatan Feynman dalam komisi penyelidikan kecelakaan pesawat challenger.

Kisah Feynman masa kecil dan perkawinannya dengan Arlene (istri pertama) sudah pernah saya baca di buku Feynman yang berjudul “Surely, You’re Joking Mr Feynman. ” Ada kisah sedih dan mengharukan seputar perkawinannya dengan Arlene, yaitu ketika Arlene sakit keras dan didiagnosis hidupnya tidak lama lagi. Kedua pasangan ini saling mencintai dan memperhatikan satu sama lain. Perhatian-perhatian kecil yang diberikan Arlene kadang membuat Feynman sedikit merasa jengah.  Arlene bukannya tidak menyadari hal ini.  Sampai suatu kali Arlene menggoda Feynman. Mau tahu kalimat apa yang dilontarkan Arlene untuk mengusili Feynman ketika dia merasa malu dengan perhatian Arlene? Inilah kalimat yang kelak dijadikan judul buku oleh Feynman, “What Do You Care What Other People Think. ”

Di buku ini selain menceritakan beberapa kisah masa kecil serta kisah Feynman dengan istrinya, Feynman menceritakan pergulatan hatinya ketika pertama kali ia dimintai tolong oleh seorang mantan muridnya untuk bergabung dalam sebuah komisi penyelidikan kecelakaan pesawat challenger.  Pesawat ulang alik yang membawa misi ke luar angkasa ini meledak dan menewaskan seluruh awaknya, pada tanggal 28 Januari 1986. Feynman hampir saja memutuskan untuk menolak permintaan tersebut. Ini dikarenakan ia tidak ingin melakukan sesuatu yang berhubungan dengan pemerintah (Adakah ini didasari oleh pengalamannya pada saat melakukan eksperimen dengan bom atom?). Namun akhirnya saran dari istri keduanya, Gwenneth, meyakinkan Feynman untuk menerima tawaran tersebut.

Lika-liku selama penyelidikan dikisahkan Feynman dalam buku ini secara gamblang.  Posisinya sebagai tim penyelidik tidak menjadikan Feynman seorang yang otoriter ketika menjalankan tugasnya. Dia cerdas, itu jelas tidak diragukan. Dan dia terkadang jail, salah satunya ketika dia ingin mendapatkan sebuah informasi yang dia tahu tak seorangpun akan mengatakan hal yang sebenarnya jika dia menanyakan perihal itu secara langsung. Pendekatannya yang baik dan ramah terhadap siapapun membuat dia mudah diterima.  Namun dia juga terlihat naif sekaligus keras kepala (terlihat ketika dia menolak surat rekomendasi untuk NASA). Tapi mungkin itu yang membuat Feynman menjadi sosok yang legendaris, cemerlang, jujur dan juga eksentrik.

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*