Dialog Tanpa Kata

“Kata adalah … inspirasi
ia bisa melahirkan banyak energi
untuk menebar rahmah di muka bumi

Kata adalah … abadi
meski waktu bisa mengubur diri
tapi gaungnya tidak akan pernah mati”

Prosa di atas saya kutip dari buku Dunia Tanpa Kata, yang ditulis oleh kawan maya saya Doni Riadi dan muridnya Fina Af’idatussofa. Penggalan prosa di atas mengingatkan saya pada nukilan kalimat berikut ini. “Scripta manent verba volant. Yang tertulis akan tetap tinggal, yang diucapkan lenyap bersama angin.”

Itulah kekuatan sebuah tulisan. Tulisan juga bisa mengubah dunia. Tulisan yang baik, dan mencerahkan pembacanya bisa menjadi rahmat bagi semesta pun sebaliknya.

Rangkaian kata berbentuk puisi atau prosa selalu menyenangkan untuk disimak. Ada pesan-pesan tersembunyi dalam setiap untaian kata. Pun ungkapan hati penulisnya. Kadang kata-kata itu begitu melekat dan menyatu dengan kehidupan kita sendiri.

Kumpulan prosa dan puisi ini banyak bercerita sebuah rasa. Cinta. Cinta kepada Sang Khalik. Cinta kepada sahabat, sesama dan alam semesta.

Puisi semacam pesona. Setiap rangkaian kata indahnya mencerminkan jiwa kita sendiri.

“bukan pada maya atau nyata

sebab maya bisa begitu nyata

dan nyata bisa menghilang maya

yang utama adalah

kita bisa menjadi sahabat

sejatinya

selamanya

pada maya

pada nyata” (Maya dan Nyata)

Teruntuk kawan maya saya, Pak Doni, selamat atas terbitnya buku Antologi Puisi ini. Semoga seperti harapan Anda, buku ini dapat memberikan manfaat bagi banyak orang. Dan sukses untuk buku-buku berikutnya.

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*