Ka’bah

download

Kendati Ka’bah telah beberapa kali mengalami pemugaran, tetapi fondasi yang diletakkan oleh Nabi Ibrahim tidak goyah dan tidak diganti. Demikian Allah mengekalkan usaha Nabi Ibrahim sepanjang masa, karena keikhlasan beliau.

Ka’bah berbentuk kubus atau segi empat sehingga mengarah ke timur, barat, laut, selatan, dan utara. Bentuk demikian untuk melambangkan kehadiran Tuhan dimana-mana (baca: QS. al-Baqarah [2]:115]. Bangunan Ka’bah tidak sakral, tetapi ia wajib dihormati sebagai lambang kehadiran Allah sekaligus sebagai “meeting point”.

tawaf1

Tidak otomatis semua orang yang berkesempatan masuk ke dalam ruangan Ka’bah adalah orang-orang yang memperoleh restu Allah. Bukankah dahulu sempat masuk sekian banyak kaum musyrik dan bukankah di sana pernah ditempatkan dan disembah aneka berhala? Yang memandang Ka’bah, apalagi yang masuk ke dalamnya, disertai dengan kekaguman dan penghormatan kepada lambang kehadiran Allah itu serta merasakan kehadiran-Nya, mereka lah yang memperoleh ganjaran dan anugerah-Nya. Demikian, wa Allah A’lam.

Sumber: Membaca Sirah Nabi Muhammad SAW Dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadits-Hadits Shahih, M. Quraish Shihab.

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*