Belajar Tiada Henti

Judul: Cacuk Sudarijanto, Belajar Tiada Henti
Penulis : Cacuk Sudarijanto bersama Bondan Winarno
Penerbit : Pustaka keluarga
Cetakan pertama : 2004
Tebal buku : xvi + 255 halaman

“Belajarlah sebanyak-banyaknya. Get all the education you can! Sesudah itu, lakukanlah sesuatu. Bagi bangsa Indonesia!” (Cacuk Sudarijanto)

Bagi Cacuk, hidup adalah proses belajar yang tidak pernah berhenti. Buku ini berkisah tentang berbagai hal yang telah Beliau pelajari dari orang-orang dan lingkungan selama hidupnya.

Cacuk memulai karirnya di USI-IBM kemudian bergabung di Indosat sebelum akhirnya memimpin di PT. Telkom. Setelah berhenti dari PT. Telkom Cacuk dipercaya untuk menjabat sebagai direktur pelaksana Indonesia Emas, memimpn Bank Mega, menjadi dirjen UKM, dan menjadi kepala BPPN merangkap sebagai menteri muda urusan restrukturisasi perekonomian nasional.

Bagi Cacuk, yang paling berkesan adalah ketika ia menjabat sebagai direksi di PT. Telkom. Mantan petinggi dari perusahaan telekomunikasi, dahulu dikenal dengan nama Perumtel, ini memulai awal karirnya sebagai direktur utama di PT Telkom. Tidak seperti sekarang, saat itu para karyawannya tidak mempunyai kebangaan institusional pada diri mereka. Dengan 40 ribu karyawan dan jumlah sarjana hanya 2% membuat perusahaan itu dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, tidak saja citranya yang kumuh dalam artian fisik tetapi juga mental.

Cacuk melakukan banyak perubahan di perusahan besar yang sedang tertidur itu. Terobosan Cacuk membuahkan hasil. Perumtel bangkit dengan wajah baru, berubah bentuk menjadi PT. Dengan menjadi PT, Telkom menjadi badan usaha yang modern, profesional, dan customer driven. Sayang, tahun 1992 Cacuk diberhentikan dari PT. Telkom.

“Kegalauan yang paling menonjol dalam diri saya adalah pergumulan batin untuk
mencoba menemukan apa salah saya dan di mana letak kesalahan saya, sehingga
saya diberhentikan dari PT Telkom.”

Banyak yang telah dilakukan Cacuk selama menjadi pimpinan di PT. Telkom. Setelah berhenti dari PT. Telkom Cacuk masih sering diminta sebagai pembicara untuk menceritakan kiat suksesnya memimpin perusahaan milik pemerintah itu.

Apa yang saya pelajari dari buku ini? Semangat, kejujuran, dedikasi dan loyalitas. Cacuk meyakini bahwa ilmu dan pengetahuan yang diperolehnya harus dikembalikan untuk membangun negeri ini. Seperti lagu kesukaan Beliau, Bagimu Negeri. Lagu ini kemudian sempat menjadi lagu wajib di PT. Telkom yang diperdengarkan pada saat-saat tertentu, seperti pagi dan sore hari.

Oya, karena saya sangat terinspirasi oleh Beliau, saya memberi tagline blog saya dengan “Belajar Tiada Henti” 🙂

2 Comments

  1. tania

    apakah ada info mengenai buku ini? mohon informasinya. terimakasih

  2. admin

    @Tania: Sepertinya saya pernah lihat di pameran buku tahun lalu, tapi bukunya memang sudah jarang sekali ditemukan. Coba cari di toko buku bekas atau lama atau pameran2 buku.

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*