Linguae

Judul: Linguae
Penulis: Seno Gumira Ajidarma
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 128

Berisi 14 kumpulan cerpen. Satu di antaranya menjadi judul buku ini, yaitu: Linguae. Linguae, dalam bahasa latin artinya lidah. Linguae berkisah tentang pasangan yang saling mencinta dan bagaimana lidah begitu berperan untuk menyatakan perasaan cinta melebihi kata-kata.

“…kupersembahkan cintaku dalam percakapan tanpa kata karena lidah kami menyatakan segalanya dengan lebih nyata daripada kata-kata dalam tata bahasa sempurna manapun di dunia.”

Di “Cintaku Jauh di Komodo” bercerita tentang pasangan yang saling mencintai seiring wujud mereka yang terus be-reinkarnasi, bahkan ketika salah satunya berubah wujud menjadi komodo. Atau kisah tentang seorang perempuan yang baru saja diceraikan suaminya dan memesan “rembulan dalam cappucino” di sebuah kafe. Sendu sekaligus menggelitik. Ada juga kisah manusia yang bersayap dalam lakon “Joko Swiwi”.

“Senja di Pulau Tanpa Nama” bercerita tentang sebuah senja dan bagaimana pesona senja menghadirkan perasaan cinta. Atau “Perahu Nelayan Melintas Cakrawala” yang berkisah tentang sebuah gambar di dalam kartu pos. Gambar perahu nelayan dengan layar dan cadiknya dan sebuah kenangan.

“Perjumpaan dan perpisahan. Upacara kehidupan. Apakah aku masih akan berjumpa lagi denganmu, suatu ketika entah kapan dan entah di mana?”

“Aku sendirian saja di pantai ini, terbekukan menjadi gambar. Pada kartu pos, perahu nelayan itu masih saja melintas cakrawala dalam senja yang terus merayap dan akan menjadi malam-bersama dirimu…”

Seno sangat piawai memainkan kata-kata. Puitis dan penuh imajinasi. Kisah-kisah di dalam buku ini begitu sederhana, namun Seno melukiskannya dengan sangat indah dan imajinatif.

3 Comments

  1. aku belum pernah sekalipun baca bukunya SGA, padahal ada satu bukunya yang berjudul penembak misterius, kumcer juga. Pernah baca gak mbk?

  2. Kyaaaa.. Puitisnya quotes2 di atas bikin terharu 🙂 🙂

  3. Enggar

    @Sinta: Aku pernah baca buku itu, sudah lama. Aku pengagum tulisan-tulisan Seno. Banyak bukunya yang sudah aku baca. Tapi buku barunya yang tebal-tebal itu malah belum pernah ta’ baca :).

    @Annisa: hihihi :). Manis, indah dan lembut ya? 😉

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*