The Boy Who Loved Math

content
Judul: The Boy Who Loved Math
Penulis: Deborah Heiligman
Penerbit: Roaring Book Press, New York
Tebal: 37

Paul Erdős adalah seorang anak laki-laki yang tinggal bersama ibunya di Budapest, Hungaria. Sang mama sangat menyayangi Paul. Ketika Paul berumur 3 tahun ibunya harus kembali bekerja sebagai Guru matematika. Maka, Paul kemudian dititipkan kepada Fräulein (pengasuh).

Fräulein mempunyai banyak peraturan, sebaliknya Paul benci pada peraturan. Satu-satunya hiburan yang paling menyenangkan Paul adalah menanti musim semi datang. Pada saat itu ibu Paul akan datang dan menghabiskan waktunya di rumah bersama Paul. Maka, Paul sibuk menghitung hari kapan saat itu tiba. Dan itu lah asal mula Paul menyukai angka.

Pada umur 4 tahun, Paul mengajukan pertanyaan tahun lahir dan jam kepada tamu yang berkunjung ke rumahnya. Dan dengan perhitungan di luar kepala, Paul menyebutkan jumlah detik yang telah dilalui sang tamu. (Bayangkan, anak umur 4 tahun loh itu 🙂 ). Paul menyukai trik itu dan ia sering melakukannya.

Paul senang bermain dengan angka-angka. Dia menambah dan mengurang angka-angka tersebut. Suatu hari ia mengurangkan angka besar dengan angka kecil. Hasil yang diperoleh adalah lebih kecil dari 0. Ibu Paul menerangkan bahwa angka tersebut disebut dengan bilangan negatif. Paul merasakan keajaiban. Sejak saat itu ia bercita-cita untuk menjadi seorang matematikawan.

Paul kemudian menjadi seorang matematikawan yang berkelana dari satu universitas ke universitas untuk membagikan ilmunya. Ia berdiskusi dengan matematikawan lainnya dan terus menghasilkan karya. Kontribusinya di dunia matematika membuka jalan bagi generasi setelahnya untuk memahami bagaimana komputer dan mesin pencari bekerja. Dan yang tak kalah penting adalah pemrograman.

Dikutip dari Wikipedia di sini
“Sepertinya Paul Erdos tidak mencintai uang dan wanita seperti pria lainnya. Paul Erdos hanya mencintai angka dan matematika. Erdos pernah memenangi hadiah $50000 dari Wolf Prize, sebuah ajang paling bergengsi di bidang matematika. Namun, dari $50000 itu, Erdos hanya menyimpan $720 untuk dirinya, sisanya didonasikan ke sebuah yayasan di Israel. Uang $720 bersama satu koper berisi baju-bajunya menjadi bekal dirinya untuk berkelana menuju universitas-universitas di dunia ini. Paul Erdos menetap di tempat matematikawan di dunia ini, kemudian berdiskusi, kemudian menghasilkan karya. Setidaknya itu menjadi bukti bahwa Paul Erdos tidak mencari kesuksesan berupa uang, tapi Paul Erdos mencari sebuah kesempurnaan dalam hidupnya. Kesempurnaan itu yang mengantarkan dirinya menuju kesuksesan melalui karya-karyanya.”

**
Di satu cerita dikisahkan Paul sangat tertarik dengan bilangan prima. Ketertarikan Paul terhadap bilangan prima membangkitkan rasa ingin tahu saya. Iseng saya membayangkan flow chart untuk mencari rumus bilangan prima. Haha. Sungguh saya baru sadar ternyata kok nggak ketemu ya? Dan kalau sudah buntu sementara rasa penasaran nggak mau hilang bertanyalah saya kepada si mas.

Ini lah jawabannya:
Bilangan prima tidak bisa dikalkukasi, oleh sebab itu bilangan prima digunakan untuk enkripsi.

Wow, menarik ya? Pantas saja Paul Erdos menyukai bilangan prima, ternyata bilangan ini memang sangat unik 🙂

Hujan Bulan Juni

download
Judul: Hujan Bulan Juni
Penulis: Sapardi Djoko Damono
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 135

kita tak akan pernah bertemu
aku dalam dirimu

tiadakah pilihan
kecuali di situ?

kau terpencil dalam diriku

Novel Hujan Bulan Juni ini bercerita tentang Sarwono, dosen Antrologi UI dan dan Pingkan dosen Sastra Jepang UI, yang blasteran Jawa-Menado. Sarwono, seorang Jawa yang memiliki pembawaaan tenang, dan cenderung melankolis membuat Pingkan jatuh hati. Laki-laki ringkih dengan batuk kecilnya itu pun memiliki perasaan yang sama dengan Pingkan. Namun keduanya menyadari perbedaan “jarak” yang ada. Kekhawatiran dan kecemasan seringkali terasa mengganggu walau keduanya pandai mengalihkan kesedihan.

Suatu hari Pingkan ditugaskan ke Jepang sementara Sarwono harus berkeliling Indonesia untuk melakukan penelitian. Komunikasi melalui wa tetap terjalin diantara keduanya, walau diam-diam Sarwono menaruh kecemburuan terhadap rekanan Pingkan seorang Jepang yang juga menyayangi Pingkan.

Kesibukan penelitian serta batuk-batuk kecil yang diderita Sarwono mengharuskan ia beristirahat. Ia kembali ke Solo. Penyakit Sarwono bertambah parah. Dalam kondisi kritis Toar, kakak Pingkan mengabarinya lewat wa. Pingkan pulang ke Solo untuk menjenguk Sarwono.

Ulasan:
Hujan Bulan Juni adalah judul puisi SDD yang sangat fenomenal. Selain dibuat novelnya, sebelumnya sudah terbit dalam bentuk lagu dan komik. Rencananya, akan terbit juga filmnya.

Mematahkan bayangan saya bahwa tokoh dan cerita berlatar masa lalu, SDD membuktikan sebaliknya. Kisah berlatar kondisi saat ini, peranan wa sebagai alat komunikasi atau istilah selfie banyak digunakan SDD di buku ini. Meskipun dalam beberapa hal, nostalgia masa lalu masih sedikit tampak dalam sosok tokoh di novel.

Walau berlabel novel tetapi saya suka pemikiran yang dialami oleh tokoh-tokohnya. Perbedaan pandangan dan keyakinan setiap individu ditampilkan tanpa menghakimi.

“…tidak memanfaatkan agama sebagai alat untuk mencapai apapun, kecuali untuk mendekatkan diri dengan Allah. Itu perintah Allah, itu perintah Muhammad SAW, itu yang menjadi dasar keyakinannya sebagai orang yang harus menghargai keyakinan orang lain, yang selalu mengingatkannya untuk mengharamkan kata ‘liyan’ dalam cara berpikirnya, “Biarlah kata itu tetap ada di kamus, tetapi tidak perlu digunakan untuk mencibir, apalagi menyiksa orang lain.” (halaman 76)

Perenungan akan kondisi sosial dan pemikiran individu terhadap suatu permasalahan selalu menarik minat saya, barangkali juga itu yang membuat saya melihat novel ini tidak sekedar novel biasa.

“Ia tidak ingin tinggal di manapun kecuali di negeri yang menyenangkan karena selalu geger ini. Ia masih harus menuntaskan keinginan untuk blusukan dari pulau ke pulau agar bisa menghayati hal-hal pelik yang tidak akan bisa diuraikan, apa lagi ditata, tanpa didasari keikhlasan untuk memahami dan menerimanya.” (halaman 76)

Dan, SDD masih penyair yang saya kagumi, puisi dan prosanya begitu menghangatkan hati 🙂

Orange Economy

86494_f
Judul: Orange Economy
Penulis: Felipe Buitrago & Ivan Duque
Penerjemah: Hedwigis Hapsari
Penerbit: Noura Books
Tebal: 242

Gagasan bahwa manusia mampu menciptakan sesuatu sudah ada sejak jaman purbakala sampai era modern. Pemahaman proses kreatif itu bertumbuh dan berkembang di dalam kehidupan bermasyarakat dan mengambil peran dalam perekonomian negara.

John Howkins mendefinisikan ekonomi kreatif sebagai semua sektor yang barang dan jasanya berdasarkan kekayaan intelektual: periklanan, arsitektur, kerajinan, desain, mode, game dan mainan, penerbitan, musik, penelitian dan pengembangan, perangkat lunak, TV dan radio, video games, seni visual dan pertunjukan.

Howkins menyadari lahirnya gelombang ekonomi baru yang berbasis kreativitas setelah ia melihat pada tahun 1997 Amerika Serikat menghasilkan produk-produk Hak Kekayaaan Intelektual (HKI) senilai 414 milyar dolar yang menjadikan HKI sebagai barang ekspor nomor satu di Amerika Serikat. (sumber: Wikipedia)

Orange economy memiliki banyak istilah seperti industri budaya, industri kreatif, industri rekreasi, industri hiburan, industri konten, industri yang terproteksi hak cipta, ekonomi budaya dan ekonomi kreatif.
Walaupun memiliki banyak istilah namun perlu disepakati bahwa kesemuanya merujuk pada satu tujuan yaitu ide atau gagasan.

Ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi untuk menghasilkan ide atau gagasan. Seseorang yang kreatif dapat memperoleh penghasilan dari karya ciptanya yang dilindungi oleh HKI. Contohnya: penulis, pencipta lagu, periset, dan lain-lain.

Perdagangan kreatif ini juga tidak mudah goyah dan dapat memulihkan pertumbuhannya dengan cepat jika terjadi krisis finansial. Industri film besar seperti Hollywood di AS, Bollywood di India, dan Nollywood di Nigeria bersama-sama memproduksi lebih dari empat ribu film per tahun. lebih dari 80 per minggu penjualan film box office mereka mencapai miliaran dollar di seluruh dunia. Begitu pun industri video game dan Itunes yang melaporkan sejak peluncurannya pada tahun 1998 lebih dari 25 miliar lagu telah diunduh pada harga $0.99 per lagu dan lebih dari 50 miliar aplikasi telah diunduh dari AppStore.

Industri hiburan, video game, seni pertunjukan, kerajinan dan industri kreatif lainnya ini faktanya mampu bertahan dan melewati dekade sukses dalam perdagangan internasional.

Jika ekonomi kreatif diibaratkan sebagai sebuah negara di dunia, maka ia akan menjadi negara terbesar ke-empat di bidang ekonomi dan tenaga kerja. (Statistik menurut analisa Felipe Buitrago dan Ivan Duque)
1. Ekonomi terbesar ke-empat dengan $70,4 triliun dollar
2. Pengekspor barang dan jasa terbesar ke-sembilan $22,2 triliun dollar
3. Jumlah tenaga kerja 3,226 miliar pekerja, 2011

Buku ini menaparkan potensi besar yang dimiliki orange economy yang seringkali tak terlihat. Fakta dan data yang disajikan dalam buku ini membuktikan bahwa orange economy merupakan bagian yang sangat penting dari perekonomian dan budaya di dunia.

Inonesia dengan beragam suku, seni dan kebudayaan, kerajinan serta nilai-nilai budaya luhur warisan dunia dan anak-anak muda yang kreatif mampu berperan serta di dalam industri kreatif dan menjadi bagian dari orange economy yang diperhitungkan dunia.

Jadi, mengapa tidak mulai memfokuskan diri kepada kegiatan dalam orange economy yang selama ini dianggap tak berpotensi? Faktanya, aktivitas bisnis ini mampu memperbaiki ekonomi negara serta mampu menciptakan lapangan kerja, khususnya bagi anak-anak muda dan meningkatkan kesejahteraan.

Startuppedia

f39e4fed25601bbe707c343f338dde8f
Judul: StartupPedia
Penulis: Anis Uzzaman
Penerjemah: Yenni Saputri
Penerbit: Bentang
Tebal: 229

Beberapa tahun belakangan gerakan startup di negara-negara Asia mengalami peningkatan, termasuk di Indonesia. Kemunculan perusahaan-perusahaan baru berbasis digital yang digawangi oleh anak-anak muda ini menarik perhatian para investor dan venture capitalist dari luar untuk menanamkan modal mereka kepada calon-calon startup potensial.

Startuppedia adalah buku panduan bagi para entrepreneur sebelum memulai startup. Buku ini memberikan informasi yang lengkap bagi para entrepreneur untuk kembali dan memecahkan masalah di setiap tahapan proses pembentukan startup dan memberi cara baru bagi semua orang serta membantu semua orang untuk menjadi entrepreur yang lebih baik.

Startup yang ingin masuk ke pasar global ada baiknya memperhatikan enam elemen penting yang dipaparkan oleh Anis, yaitu:

1. Membentuk sebuah tim.
Tim adalah aspek utama dari startup. Dalam bagian ini, Anis memaparkan pentingnya pembentukan tim dan cara mengembangkan sumber daya manusia yang kuat. Tim merupakan elemen penting yang menentukan seorang investor berinvestasi atau tidak pada sebuah startup. Oleh karena itu tim yang baik adalah yang bersemangat, fleksibel dan jujur serta memahami kultur perusahaan dan mau bersama-sama mewujudkan visi CEO.

Bagaimana merekrut anggota tim dengan persyaratan di atas? Anis menyarankan untuk merekrut orang-orang terbaik melalui rekomendasi kawan, acara, inkubator dan lokakarya startup.

2. Menciptakan sebuah produk.
Produk yang berkualitas dan berpengaruh sangat penting dalam kesuksesan sebuah startup. Penting pula mengingat bahwa sebagian alasan startup mampu sukses karena fondasi pengembangan produk yang kuat. Entrepreneur sebaiknya jangan fokus pada menciptakan produk sesuai keinginan mereka saja namun juga harus fokus pada logistik seperti ukuran pasar, kebutuhan konsumen dan permintaan publik. Selain mengembangkan dan menyempurnakan produk mereka juga perlu melakukan riset pasar mendalam untuk memastikan bahwa produk mereka akan sukses.

Menurut Anis, kita tidak perlu membuat produk yang sempurna dari awal, lebih baik melengkapi produk di tiap tahapannya. Kewirausahaan memberi ruang bagi sebuah produk untuk terus diperbaiki dan disempurnakan di sepanjang prosesnya.

Konsep Lean Startup Model merupakan metode pengembangan produk baru yang menyebar ke seluruh dunia. Komponen utama model ini adalah memeriksa berkali-kali apakah produk ini sudah sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Lean Startup Model adalah pendekatan pengembangan bisnis yang didasarkan pada prinsip produksi ramping dan melihat produk dari sudut pandang konsumen.

Tujuan utama saat mengembangkan produk adalah memenuhi kebutuhan konsumen. Selanjutnya, apa yang terjadi jika produk tidak benar-benar bisa memenuhi kebutuhan konsumen selama beberapa tahun. Jawabannya adalah pengembangan ulang. Pengembangan ulang adalah bagian alamiah dari penyempurnaan produk. Memulai lagi dari awal jelas bukan hal yang efisien oleh karena itu lah Lean Startup dibutuhkan.

“Luncurkan produk ke pasar meski kelengkapan produk masih 60%, lalu ulangi proses verifikasi dan perbaikan berdasarkan respon pasar secepatnya.”

Sebuah contoh pengembangan produk yang bagus adalah instagram. Awalnya instagram adalah aplikasi check in sosial, tempat pengguna bisa berbagi foto di lokasi mereka saat itu. Setelah peluncurannya instagram menemukan bahwa para pengggunanya kebanyakan lebih tertarik untuk berbagi foto daripada check in (measure). Tim kemudian memutuskan untuk mengubah fokusnya pada fitur berbagi foto saja. Ini merupakan contoh dari apa yang disebut “Pivot” (bagian dari learn (Build-Measure-Learn Feedback Loop), teknik lain dari pengembangan produk.

3. Melindungi keuntungan melalui paten.
Hak paten adalah cara untuk melindungi produk Anda. Startup di Asia Tenggara kurang mementingkan hak paten dibandingkan startup di Amerika. Di sana, startup yang baru dibentuk diharapkan mendaftarkan hak paten untuk melindungi teknologi yang mereka miliki, jika tidak, tidak mungkin untuk memperluas bisnis seperti yang mereka harapkan.

Perlindungan hak paten penting dalam keputusan investasi seorang venture capitalist. Dengan banyak bermunculannya startup di Asia maka diharapkan hak paten akan menjadi masalah yang kian penting.

4. Memasarkan produk
“Strategi pemasaran yang berbeda di tahapan yang berbeda.”

Startup harus mampu mengidentifikasikan perbedaan untuk setiap tahap siklus hidup startup demi menyatukan rencana pemasaran yang berbeda. Pada tahap awal peranan media sosial dan mengadakan acara memegang peranan penting bagi strategi pemasaran utama mereka. Selanjutnya, mendapatkan pengguna melalui investor, penasihat, dan direksi. Sebagai contoh jika ada investor terkenal berinvestasi pada sebuah startup, akan lebih efektif jika si investor tersebut yang mempromosikan perusahaan startup tersebut, karena startup tersebut bisa lebih sering diliput media yang kemudian akan meningkatkan kesadaran khalayak terhadapnya.

Ini barangkali alasan mengapa banyak perusahaan sering menggunakan selebritas sebagai ikon produk mereka 🙂

Langkah berikutnya adalah pemasaran dengan menggunakan pengguna. Nah, seperti orang jaman dulu bilang, pemasaran yang efektif itu adalah dari mulut ke mulut. Dropbox adalah contoh terbaik untuk teknik pemasaran ini.

Jika tahap seed telah dilampaui maka yang berikutnya adalah tahap exit. Pada tahap exit dan ekspansi mempromosikan perusahaan melalui humas dan iklan di koran lebih efisien karena langkah ini dapat membantu startup menjangkau lebih banyak orang dan wilayah yang lebih luas.

5. Mengembangkan strategi pembiayaan
Penggalangan dana adalah sumber kehidupan startup. Tanpa dana yang stabil dari berbagai sumber dipastikan pertumbuhan startup dan pengembangan produknya mati.

Beragam sumber pendanaan yang bisa diperoleh startup, diantaranya: melalui teman atau keluarga, crowdfunding, angel investor, inkubator, venture capital, rekanan strategis.

Sementara cara untuk memperoleh pendanaan melalui venture capitalist dan angel investor dengan cara mempresentasikan startup Anda kepada mereka.

6. Membentuk strategi exit
Exit merupakan tahapan paling penting dalam siklus kehidupan startup. Dua strategi exit tahapan startup adalah IPO dan M&A.

Nah, enam elemen tadi adalah panduan bagi para startup yang ingin mencapai kesuksesan. Membangun sebuah stratup memang bukan proses yang mudah, tentu akan banyak ditemui rintangan. Oleh sebab itu buku ini hadir untuk menyiapkan para entrepreneuer mengatasi masalah umum yang kerap terjadi pada banyak startup.

Tentang Penulis
Anis Uzzaman adalah seorang venture capitalist yang aktif berinvestasi pada startup-startup terkemuka di silicon valley dan berbagai negara lainnya. Anis memiliki ketertarikan khusus pada pasar Asia Tenggara. Bagi Anis, tim startup di wilayah ini dikenal kreatif dengan ide-ide inovasi yang luar biasa. Namun ada satu mata rantai yang belum terpasang: strategi dan informasi untuk mengangkat startup menuju silicon valley. Dan untuk membuatnya lengkap, buku ini hadir.

Business Model Generation

download (1)
Judul: Business Model Generations
Penulis: Alexander Osterwalder & Yves Pigneur
Alih bahasa: Natalia Ruth Sihandrini
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Tebal: 278

Apa itu Kanvas Model Bisnis?

Sebelum membahas tentang kanvas model bisnis ada baiknya mencari tahu definisi model bisnis. Menurut Wikipedia, suatu model bisnis menggambarkan pemikiran tentang bagaimana sebuah organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai-nilai – baik itu ekonomi, sosial, ataupun bentuk-bentuk nilai lainnya.

Contoh sederhana misalnya kalau kita mau membuka usaha bakso. Yang paling mudah adalah membuka tenda di lokasi di mana pelanggan potensial penikmat bakso berada. Abis buka tenda bakso terus ngapain? Ya tentu aja memajang produk bakso di tenda Anda :). Memajang di sini bisa berarti membiarkan aroma bakso Anda yang menggoda itu tercium dari segala penjuru. Selain aroma bakso yang harum luar biasa itu, boleh juga pamerkan koleksi bakso super lengkap di kaca gerobak bakso Anda. Kalau sudah begini, siapa yang nggak ngiler? #eh 🙂

Nah, cara di atas adalah model bisnis ala pemilik toko. Model bisnis yang paling dasar.

Ternyata, bisnis bakso Anda laris manis. Selanjutnya, Anda mau ekspansi bisnis jualan barang elektronik dengan membuka counter di mall. Kira-kira model bisnis ala pemilik toko yang Anda terapkan dengan bisnis bakso bisa nggak? Mungkin aja sih bisa, tapi kalau ternyata gagal, resiko yang Anda tanggung dijamin lebih berat daripada kerugian di bisnis bakso pertama Anda tadi.
Nah, karena itu Anda perlu persiapan model bisnis yang lebih matang dan berbeda.

Dalam perkembangannya banyak model bisnis berkembang dan semakin canggih. Model-model bisnis ini bisa saja berubah menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Untuk itu diperlukan sebuah tools yang dirancang untuk membangun dan menggali ide bisnis. Tools tersebut adalah kanvas model bisnis, sebuah bahasa yang sama untuk menggambarkan, memvisualisasikan, menilai dan mengubah model bisnis.

Alih-alih menulis proposal usaha sebanyak 49 halaman untuk mendokumentasikan model bisnis kita, tidakkah lebih baik menggantinya dengan satu halaman dan fokus pada sesuatu yang benar-benar akan membangun bisnis kita?

Alat visual satu halaman yang memungkinkan startup untuk tetap fokus pada value creation (penciptaan nilai) tersebut adalah Kanvas Model Bisnis (Busniess Model Canvas). Tools ini ditemukan oleh Alexander Osterwalder.

Kanvas Model Bisnis mendokumentasikan 9 blok bangunan dasar yang memperlihatkan cara berpikir tentang bagaimana sebuah perusahaan menghasilkan uang. Kesembilan blok tersebut mencakup empat bidang utama dalam suatu bisnis, yaitu: pelanggan, penawaran, infrastruktur dan kelangsungan finansial.

9 blok bangunan dasar tersebut yaitu:
1.Customer Segments (Segmen Pelanggan), menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau atau dilayani oleh perusahaan.
2.Value Propositions (Proposisi Nilai), menggambarkan gabungan antara produk dan layanan yang menciptakan nilai untuk segmen pelanggan spesifik.
3.Channels (Saluran), menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan segmen pelanggannya dan menjangkau mereka untuk memberikan proposisi nilai.
4.Customer Relationship (Hubungan Pelanggan), menggambarkan berbagai jenis hubungan yang dibangun perusahaan bersama segmen pelanggan yang spesifik.
5.Revenue Streams (Arus Pendapatan), menggambarkan uang tunai yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing segmen pelanggan (biaya harus mengurangi pendapatan untuk menghasilkan pemasukan).
6.Key Resources (Sumber Daya Utama), menggambarkan aset-aset terpenting yang diperlukan agar sebuah model bisnis dapat berfungsi.
7.Key Activities (Aktivitas Kunci), menggambarkan hal-hal terpenting yang harus dilakukan perusahaan agar model bisnisnya dapat bekerja.
8.Key Partnership (Kemitraan Utama), menggambarkan jaringan pemasok dan mitra yang membuat model bisnis dapat bekerja.
9.Cost Structure (Struktur Biaya), menggambarkan semua biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan model bisnis.

Alat bantu kanvas model ini adalah dasar bagi pebisnis untuk membuat model bisnis yang akan mereka gunakan. Di dalam buku ini dicontohkan lima pola model bisnis yang diterjemahkan ke dalam kanvas model bisnis, yaitu: Model bisnis Unbundling, Long Tail, Platform Bersisi-Banyak (multi-sided), Gratis sebagai model bisnis dan model bisnis terbuka.

Buku setebal 278 halaman ini super lengkap baik penyajian beserta contoh-contohnya. Situs web Flickr misalnya, Flickr menjadi contoh tepat untuk model bisnis freemium. Freemium adalah model bisnis dengan pola Gratis, tepatnya menerima gratis untuk fasilitas dasar serta membayar untuk lainnya. Model bisnis Freemium ini banyak digunakan oleh bisnis-bisnis yang berbasis web. Model bisnis perusahaan yang satu tidak selalu memberikan hasil yang sama untuk industri lainnya. Sebagai contoh, penerbit surat kabar. Industri ini hancur karena dampak dari menerapkan pola Gratis.

Di buku ini juga dipaparkan teknik-teknik mendesain model bisnis. Masing-masing teknik diceritakan dengan sebuah cerita yang kemudian didemosntrasikan bagaimana teknik itu diterapkan pada desain model bisnis.

Nah, buat Anda yang tertarik pada dunia bisnis, ini adalah buku yang tepat untuk Anda. Must read and must have :). Selamat membaca.

Ayah

download
Judul: Ayah
Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: PT Bentang Pustaka
Tebal: 396

Ayah adalah kisah tentang para Ayah dari seorang anak laki-laki bernama Amiru. Barangkali Amiru begitu beruntung karena memiliki ayah-ayah yang mencintainya dengan cara mereka masing-masing.

Manikam, lelaki pendiam yang mencintai Marlena, Ibu Amiru. Kehidupan mapan dan tenang yang ditawarkan Manikam ternyata menggelisahkan Marlena. Belum sampai setahun pernikahan mereka, perempuan dengan jiwa pemberontak ini memutuskan bercerai. Lelaki kedua yang mengisi hidup Lena adalah Jon Picareli, gitaris kelas satu dari Medan. Kebahagiaan pernikahan mereka begitu sempurna seandainya Jon tidak melakukan keisengan yang beribu kali disesalinya kemudian. Lelaki terakhir yang mendampingi Marlena adalah Amirza.

Namun ada satu lelaki yang sangat berarti bagi Amiru. Lelaki yang dipanggilnya Aya. Ia adalah Sobari, pria sederhana dengan seluruh kebaikan yang menyelimuti dirinya. Lelaki yang sangat mencintai dan menyayangi Zoro, nama panggilan Sobari untuk Amiru.

Sobari, lelaki lugu ini bertemu Marlena ketika mereka masuk SMP. Sejak itu Sobari tak membiarkan dirinya jatuh cinta kepada perempuan lain selain Lena. Sayangnya, perempuan manis ini tak tertarik sedikitpun kepada Sobari. Jangankan melirik, ia sebal setengah mati melihat tingkah pola Sobari yang berusaha menarik perhatiannya dengan beribu cara. Alih-alih menanggapi puisi-puisi yang dikirimkan Sobari, Marlena menikmati hubungannya dengan banyak lelaki ganteng yang memujanya. Sampai suatu ketika takdir berkata lain. Marlena dan Sobari menikah. Pernikahan yang tak diinginkan oleh mempelai wanita. Pernikahan demi menyelamatkan sebuah situasi yang tak terduga.

Ulasan:
Mengutip kalimat di buku Ayah, “Seni menyenangi hal-hal yang biasa saja” (hal 51), mungkin itu juga gambaran singkat si tokoh Sobari. Lelaki sederhana, tak istimewa dalam tampilan tetapi memiliki kelapangan hati seluas samudra. Cerita di dalam buku ini juga dibumbui warna persahabatan yang tulus antara Sobari dengan kawan-kawan kecilnya, Ukun dan Tamat.

Cerita-cerita Andrea selalu mengingatkan saya untuk melihat sisi-sisi baik dari segala hal. Ia adalah penulis yang piawai merangkum kesedihan (kesengsaraan) dengan penuh humor. Hidup tak seharusnya ditangisi, sebaliknya berjuanglah karena Tuhan tak pernah lupa memberikan kejutan-kejutan manis di setiap jedanya.

Richard Feynman, Tokoh Pengubah Dunia

re-catalog_2013-2737
Judul: Richard Feynman
Penulis: Sweetspot
Kartunis: Haebong Lim
Alih bahasa: Endah Nawang N
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Tebal:169
Jenis buku: Novel Grafis (Why? People)

“Para profesor universitas terkenal dunia, mereka akan berkata kepada murid-muridnya “jadilah orang yang bisa mengubah dunia’. Ajaran tersebut bukan hanya sesuatu yang mengubah dunia bersinar dan sehat tetapi juga menjadi sesuatu yang bermanfaat dan luar biasa.”

Sinopsis
Sumbangan terbesar Feynman di dunia fisika adalah di bidang Elektrodinamik Kuantum, teori yang menjelaskan interaksi cahaya dan materi (light-matter interaction). Teori Elektrodinamik Kuantum dirintis oleh pakar kuantum Paul Dirac, Werner Heisenberg, Pauli dan Enrico Fermi pada tahun 1920-an. Feynman brhasil menyelesaikan teori ini.

Kontribusi lain Feynman adalah “Diagram Feynman”, yang menyingkatkan kalkulasi berlembar-lembar menjadi sepoton diagram sederhana yang mudah diinterpretasikan secara fisik. Diagram Feynman ini akhirnya dipakai secara luas dalam mempelajari interaksi antarpartikel.

Ulasan
Feynman lahir di Far Rockaway New York, 11 Mei tahun 1918. Ayah Feynman adalah seorang penjual pakaian seragam militer. Kegemaran Feynman pada sains ditularkan dari pola pendidikan sang Ayah yang mengajari Feynman dengan cara mengobservasi benda dengan diskusi dan menjelaskan contohnya.
Prinsip belajar yang mendidik dari sang Ayah memberi pengaruh yang besar di dalam kehidupan Feynman kelak.

Sebagai seorang pendidik, Feynman menggunakan contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari sebagai ganti istilah-istilah sulit yang ada dalam pelajaran fisika untuk memudahkan memberikan pengertian konsep fisika kepada mahasiswanya. Feynman berkeinginan menunjukkan kepada orang-orang bahwa belajar fisika menyenangkan.

“Pengajaran yang hanya mementingkan hafalan tanpa pengalaman merupakan pengajaran diam (silent education). Dengan pengajaran yang seperti ini tentu tidak akan menghasilkan ilmuwan-ilmuwan handal.” (halaman 135)

Kontribusi Feynman dalam bidang sains salah satunya adalah Diagram Feynman. Diagram Feynman adalah hasil ide yang dipikirkan saat Feynman belajar elektrodinamika kuantum. Peninggalan bersejarah ini memberikan bantuan yang besar kepada mahasiswa yang belajar fisika di masa mendatang.

Richard Feynman menerima Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 1965. Feynman tetap mengajar dan melakukan penelitian karena ia senang sekali menemukan hal-hal baru. Pada tahun 1986 ia diminta untuk menyelidiki kecelakaan pesawat ulang-alik challenger. Berkat Feynman maka penyebab kecelakaan ditemukan. Pada tahun 1988 Feynman meninggal karena sakit yang dideritanya. Kepergian Feynman meninggalkan duka yang dalam. Pribadinya yang bebas, ramah dan menyenangkan melekat di dalam benak orang-orang yang ditinggalkannya. Di dalam sains yang kaku Feynman menemukan kebahagiaan dan menikmatinya dengan penuh rasa humor.

Buku Feyman yang saya baca sebelumnya kalau tidak salah dari Penerbit Mizan. Mengenai isinya hampir serupa, tetapi tentu saja yang ini versi komik. Dibuat dengan alur campuran (cerita memiliki campuran alur maju dan mundur) namun tetap bisa dinikmati. Kisah di buku ini cukup menggambarkan secara ringkas profile dan karya ilmuwan Richard Feynman. Namun jika Anda ingin mengenal tokoh Richard Feynman lebih luas buku What Do You Care What Other People Think dan Surely You’re Joking, Mr. Feynman! bisa menjadi referensi yang menarik juga loh 🙂

Citra Rashmi

download
Judul: Citra Rashmi, Konspirasi Putri Mahkota
Penulis: Tasaro GK
Penerbit: Qanita (PT Mizan Pustaka)
Tebal:620

Setiap hal di dunia ini sedang berputar sesuai rencana Langit. Tak perlu bersedih, jangan terlalu bergembira. (Hal 190).

Sannaha kecil dikirim ke luar istana sebagai mata-mata. Calon putri mahkota ini berguru kepada Candrabhaga, pemimpin dari perguruan yang ditengarai sebagai tempat bersarang para pemberontak berbahaya. Ajaran yang dibawa Candrabhaga diyakini dapat memecah belah rakyat dibawah kekuasaan raja Linggabuana, ayahanda putri Sannaha.

Sannaha dimbimbing langsung oleh Candrabhaga untuk belajar ilmu kanuragan. Bukan tanpa sebab jika Sannaha harus memiliki keterampilan bela diri. Sebelum dikirim ke perguruan Sannaha pernah ditawan oleh kelompok pemberontak Yaksapurusa. Dengan bantuan salah seorang putra yang sekaligus anggota Yaksapurusa, Elang Merah, Sannaha berhasil melarikan diri dan selamat.

Setelah empat tahun belajar di perguruan, Sannaha ditarik pulang dan setelahnya perguruan diserang dan dihancurkan oleh prajurit kerajaan. Candrabhaga dan para muridnya kemudian menyingkir ke lereng pangrango.

Bertahun-tahun kemudian Sannaha kembali ke perguruan. Ia datang ke perguruan untuk menyampaikan pesan raja. Namun penghormatan dan kecintaan Sannaha kepada sang Guru memaksa ia bersimpang jalan dengan keinginan sang raja. Sannaha memiliki rencananya sendiri.

Sebagai calon putri mahkota, Sannaha paham benar bahaya yang mengincarnya. Ia terjebak ke dalam perseteruan perebutan kekuasaan dan pemberontakan paling berbahaya yang dikepalai ketua Yaksapurusa, seorang lelaki bengis dan tak mengenal kata kasihan. Puncak kemarahan Sannaha adalah ketika ia mengetahui Guru yang dikasihinya dibunuh secara sadis oleh Merak Hitam, salah seorang anggota utama Yaksapurusa. Sejak itu gendang pembalasan diserukan Sannaha kepada Yaksapurusa. Ia tak akan mundur untuk membalas kematian sang Guru.

Sementara itu, diam-diam Purandara (nama asli Elang Merah), lelaki kecil yang dahulu telah membantu Sannaha membebaskan diri dari tawanan Yaksapurusa menyimpan cinta untuk sang putri mahkota. Sannaha bukan tidak mengetahuinya, karena sesungguhnya ia pun menyimpan perasaan yang sama. Ia tahu bahwa Purandara tidak pernah meninggalkannya. Purandara selalu muncul pada saat-saat genting untuk menyelamatkan dirinya. Kisah percintaan mereka membuat kehidupan Sannaha menjadi semakin rumit.

Berbalikan dengan Purandara, Sannaha memilih untuk tidak larut ke dalam perasaannya sendiri.

“Tidak. Kau tidak mengerti. Kau tidak mau mengerti. Di atas bumi ini, banyak hal yang lebih layak untuk diperjuangkan. Perdamaian, kesejahteraan rakyat, perlawanan terhadap ketidakadilan. Itu semua jauh lebih layak untuk diutamakan.” (halaman 610).

Pun ketika Purandara mengetahui Sannaha menerima pinangan raja wilwatikta.
“Kau boleh meninggalkanku, tapi aku tak akan pernah meninggalkanmu.”

Apa rencana Sannaha, yang memiliki sebutan Putri Citra Rashmi? Konspirasi apa yang sedang direncanakan calon putri mahkota yang teguh hati dan keras kepala itu?

Nah, penasaran? Barangkali rasa ingin tahu itu harus kita simpan lebih lama karena buku ini merupakan dwilogi dari kisah Citra Rashmi.

Ulasan:
Citra Rashmi adalah novel berbalut sejarah yang terinspirasi dari kitab raja-raja. Citra Rashmi sendiri adalah putri kerajaan Sunda yang dikenal dengan nama Dyah Pitaloka Citraresmi. Konon Dyah Pitaloka atau Citraresmi digambarkan sebagai gadis yang memiliki kecantikan luar biasa. Menurut pararaton, ia dijodohkan dengan Hayam Wuruk, raja Majapahit yang berkeinginan untuk menjadikan Citraresmi sebagai permaisuri. Namun dalam tragedi Perang Bubat dikisahkan Citraresmi melakukan bunuh diri.

Tragedi ini sangat merusak hubungan antara kedua kerajaan (Sunda dan Jawa) yang berakibat permusuhan hingga bertahun-tahun kemudian. Hubungan kedua negara ini tidak pernah pulih kembali seperti sediakala.

Konflik yang ada di dalam buku ini adalah rangkaian kisah berulang di dalam setiap jaman, dengan kemasan yang berbeda. Ajaran atau keyakinan seringkali menjadi sumber perseteruan antar manusia. Pengkhiatanan, perebutan kekuasaan, dan beragam intrik memiliki wajahnya sendiri.

“Lihatlah para pejabat Kawali. Apa bedanya yang mereka lakukan dengan apa yang kukerjakan? Mereka merampasi harta rakyat setiap hari. Dengan cara sopan yang menekan sampai cara paling kasar, bahkan pembunuhan. Apa bedanya? Kecuali mereka mengenakan seragam pembesar, kami sama saja. …. Lihatlah orang-orang Kawali, para tohaan, panglima, sampai prajurit kacangan. Yang mereka lakukan hanyalah membungkus keberingasan mereka dengan pakaian yang necis dan kata-kata memabukkan.” (Hal 405).

Penulis juga menyelipkan sebuah cerita sederhana mengenai keteraturan. Sesuatu, yang barangkali perlahan memudar di dalam sebuah hubungan sosial masyarakat. Menurut KBBI Daring, keteraturan adalah kesamaan keadaan, kegiatan, atau proses yg terjadi beberapa kali atau lebih; keadaan atau hal teratur. Dalam berbagai pergaulan, interaksi antarmanusia, tindakan serampangan lebih banyak dipertontonkan. Mengapa kah?

Sebelum dan Setelah Bersama Bebi …

Mulai dari mana ya? Hm, dari kesamaan sebelum dan sesudah bergabung BBI dulu ya.
Saya berasal dari keluarga yang gemar membaca. Orang tua saya adalah penikmat buku bacaan bahkan kegemaran itu masih berlangsung di usia senja mereka. Koleksi buku bacaan saya banyak banget (dan masih berlangsung sampai saat ini). Rasanya indah sekali masa kanak-kanak :). Masa dimana saya sering berkhayal berada dan bertemu dengan para tokoh yang ada di buku-buku tersebut. Kalau boleh memilih, saya lebih senang membaca buku di rumah daripada harus ke sekolah. Seperti sekarang, saya bahagia banget kalau libur mengajar karena bisa lebih banyak membaca buku… hahaha. (sstt… 😛 )

Oke, singkatnya, sebelum dan setelah bersama BBI saya masih cinta buku. Buku adalah kawan akrab saya. Timbunan buku? Nah, ini berbeda makna ;-). Kalau dulu, timbunan buku itu lebih berarti tumpukan buku yang sudah dibaca dan karena tempatnya nggak ada maka jadi lah semua majalah dan buku ditumpuk sekedarnya. Kalau saat ini, timbunan buku terjadi karena tidak berhasil mengekang keinginan beli buku padahal di rumah masih ada antre-an buku yang belum dibaca. Yah, jangan salahin saya donk, salahin aja toko bukunya yang suka menghilangkan buku-buku bagus dari rak sehingga menyebabkan kita kesulitan untuk mencari buku itu kembali. Maka, tagline ‘mumpung ada, beli aja deh’ terpaksa dijalankan walau terkadang budgetnya melirik-lirik ngga jelas gitu .. wkwkwk.

Dari kesamaan sebelum dan sesudah, sekarang bagian bikin daftar untuk pilihan sebelum dan setelahnya biar jelas. Tada, ini lah dia:

    Sebelum …

  • Nggak punya kawan ngobrol untuk berdiskusi tentang buku. Selesai baca buku ya udah disimpan di dalam ingatan sendiri.
  • Genre buku tidak banyak
  • Nggak ada yang ngasih buku gratis :(, eh kecuali kalau lagi ulang tahun 🙂 P
  • nggak kenal kawan yang jual buku online
    Setelah gabung di BBI …

  • Punya banyak kawan pecandu buku sekaligus penimbun buku 🙂
  • budget beli buku tambah banyak karena racun yang ditebar oleh sesama anggota BBI dari ulasan buku mereka di blog atau foto dan status mereka di sosial media yang berkaitan dengan buku
  • kadang dihubungi sama penulis buku langsung untuk meresensi buku mereka (asyikk 🙂 )
  • nimbun buku lebih sering
  • ikut reading challenge, walau target tahun kemarin gagal total
  • Sekarang punya wadah untuk mencurahkan isi hati seusai membaca buku melalui tulisan review, dari celoteh singkat dengan sesama kawan penggemar buku
  • punya kawan dan kenalan yang punya banyak informasi mengenai buku, misalnya dimana bisa dapat e-book gratis dan lain-lain 🙂

Yang pasti, bergabung di BBI banyak memberikan pengalaman berharga. Walau saya termasuk member yang tak begitu aktif dalam banyak event BBI, tetapi sesekali saya meluangkan waktu membaca kabar tentang BBI. Dan saya bersyukur memiliki kawan-kawan yang memiliki kegemaran sama karena kami bisa saling berbagi informasi.

Di empat tahun usia BBI kini. Usia yang masih sangat muda tapi sarat dengan prestasi. Semoga BBI selalu menginspirasi dan semakin banyak generasi muda yang tertulari virus membaca darimu 🙂

Imam Syafi’i Pejuang Kebenaran

download
Judul: Imam Syafi’i Pejuang Kebenaran
Penulis: Abdul Latip Talib
Penyelaras Bahasa: Wahyu Elvina, S.S.
Penerbit: Emir Cakrawala Islam, imprint dari Penerbit Erlangga
Tebal:277

“Tuntutlah ilmu sebanyak mungkin karena ia akan menjagamu dan membuatmu bercahaya di dunia dan di akhirat.”

Nama lengkapnya Abū ʿAbdullāh Muhammad bin Idrīs al-Syafiʿī atau Muhammad bin Idris asy-Syafi`i atau yang lebih dikenal dengan Imam Syafi’i, ulama besar pendiri mazhab Syafi’i. Buku ini menceritakan kisah hidup dan perjuangan Beliau dalam menegakkan kebenaran.

Imam Syafi’i memiliki garis kerabat dari Rasulullah Saw dari keturunan al-muththalib, saudara dari Hasyim, yang merupakan kakek Muhammad.

Imam Syafi’i adalah satu dari empat imam besar yang riwayat hidupnya wajib dikenal oleh orang Islam. Selain Syafi’i adalah Imam Ahmad bin Muhammad bin Hanbal (Mazhab Hambali), Imam Abu Hanifah (Mazhab Hanifah) dan Imam Malik (Mazhab Maliki). Ke-empat ulama ini terkenal karena mereka adalah ulama yang bebas, tidak terikat, dan tidak pula berutang budi kepada siapa pun terutama kepada pemerintah. Keempat mazhab ini tidak pernah berselisih dalam perkara pokok (ushul) agama karena mereka tetap berpegang pada Al-Qur’an dan Hadis Rasulullah SAW. Keempat ulama besar ini pun tidak pernah memaksa pengikutnya untuk fanatik pada ajaran mereka tanpa menyelidiki kebenaran nas (perkataan atau kalimat dari Alquran atau hadis yang dipakai sebagai alasan atau dasar untuk memutuskan suatu masalah) yang digunakan dalam memutuskan suatu masalah.

“Setiap perkara yang telah saya ucapkan jika bertentangan dengan sabda Rasulullah SAW, maka sabda Rasulullah itu lebih penting untuk ditaati.” ~ Imam Syafi’i

Mazhab-mazhab ini timbul oleh karena pada masa itu umat tidak lagi berpegang pada Al-Qur’an dan Hadis. Untuk itu lah para imam besar ini muncul untuk memimpin umat islam kembali pada Al-Qur’an dan Hadis. Keempat mazhab ini berpegang kepada akidah Ahlus Sunah Waljama’ah.

Imam Syafi’i dilahirkan di Gaza, Palestina pada bulan Rajab tahun 150 Hijriah. Sejak awal mengandung ibu Imam Syafi’i, Ummu Habibah selalu membaca surah Yusuf dan surah Luqman. Kedua orang tua itu berharap agar kelak bayi mereka memiliki paras rupawan dan cerdas. Harapan itu semakin besar ketika suatu malam si Ibu bermimpi melihat satu bintang keluar dari perutnya lalu naik ke langit. Kemudian bintang itu pecah dan jatuh bertaburan ke bumi. Cahaya dari bintang itu menjadikan bumi terang benderang. Mimpi yang sama dialami juga oleh Idris, sang suami. Harapan keduanya semakin bertambah ketika orang alim yang pandai dalam ilmu tasfir mengartikan makna mimpi tersebut. Kelak, anak tersebut akan menjadi seorang yang berilmu dan ilmunya memenuhi muka bumi. Untuk itu sang tafsir mimpi mengingatkan agar keduanya menjaga dan mendidik anak itu dengan baik, serta mengajarkan kepadanya ilmu agama agar ketika dewasa menjadi insan yang berilmu serta berguna bagi agama, bangsa, dan tanah air.

Ketika di kota Bagdad seorang ulama besar, Imam Hanifah meninggal, pada saat yang sama Syafi’i dilahirkan di kota Gaza. Imam Syafi’i dibesarkan dalam keadaan kekurangan. Ayahnya meninggal di kota Gaza. Sesuai pesan sang suami maka Ummu Habibah pulang kembali ke kota kelahiran mereka di Mekkah. Karena miskin maka Ummu Habibah tidak mampu mengirim anaknya belajar, karena itu ia sendiri yang mendidik Syafi’i. Ia pula yang mengenalkan Syafi’i kepada majelis ilmu yang diadakan secara gratis di Masjidil Haram. Syafi’i sudah mempelajari al-qur’an dan menghapalnya sejak berusia sembilan tahun. Pada usia sepuluh tahun ia sudah memahami dan menghapal kitab Al-Muwatta’ yang dikarang oleh Imam Malik. Ia juga memiliki suara yang merdu, pandai bersyair dan bersajak.

Karena kepandaiannya pada usia 15 tahun ia telah memberi fatwa dan mengajar orang-orang di Masjid Al-Haram. Imam Syafi’i sangat gemar belajar, ia haus akan ilmu pengetahuan. Ia pergi ke banyak tempat untuk belajar dengan para ulama-ulama besar dan menyebarkan ilmu kepada umat manusia. Imam Syafi’i dikenal sebagai pribadi yang zuhud. Kebaikan hati dan kepandaiannya memikat banyak orang. Imam Syafi’i meninggal di Mesir pada usia 54 tahun pada tahun 204 Hijriah.

Apakah jalan hidup Syafi’i sebagai penyampai kebenaran lancar-lancar saja? Tentu saja tidak. Ia dan pengikutnya pernah mengalami siksaan berat dan nyaris dihukum mati karena difitnah oleh kaum mu’tazilah. Ia pun harus menghadapi kebencian dari para pengikut mazhab lainnya. Namun Imam Syafi’i menghadapi segala rintangan itu dengan kesabaran dan keikhlasan.

Pesan imam Syafi’i kepada para pengikutnya:
“Sabar dalam menghadapi musibah adalah sebesar-besarnya arti sabar. Sabar itu memerlukan kesabaran pula. Ada pun celaka dan musibah, menunjukkan adanya perhatian dan kasih sayang Allah. Oleh karena itu, bersyukurlah sebab bersyukur yang seperti itu adalah setinggi-tingginya arti syukur.”

“Siapa yang ingin meninggalkan dunia dengan selamat, hendaklah ia mengamalkan perkara berikut: mengurangi tidur, mengurangi makan, mengurangi bicara, dan merasa cukup dengan rejeki yang ada.”

“Perbanyaklah menyebut Allah daripada menyebut makhluk. Dan perbanyaklah menyebut akhirat daripada menyebut dunia.”

“Berbuatlah sebanyak-banyaknya amal saleh karena itu merupakan dinding dan perisai orang mukmin dan pelindung dari serangan iblis.”

Imam Syafi’i memberikan sumbangan besar dalam bidang perundang-undangan agama Islam. Ia juga menyusun tidak kurang dari 113 buah kitab.