Misi Apollo 13

Misi Apollo 13m
Judul: Misi Apollo 13
Penulis: Donald B. Lemke
Ilustrasi: Keith Tucker
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tebal: 27

Misi Apollo 13 ini adalah buku komik berwarna. Berkisah tentang bencana-bencana besar yang pernah terjadi. Selain bencana misi Apollo 13, ada juga Pandemik Flu di tahun 1918 serta Gempa Bumi Besar dan Kebakaran Hebat San Fransisco.

Kisah pertama mengenai misi Apollo 13, yang diluncurkan pada tanggal 11 April 1970, setahun setelah NASA berhasil mendaratkan awak Apollo 11 di bulan disusul dengan Apollo 12 yang juga berhasil melakukan hal yang sama empat bulan setelah keberhasilan Apollo 11.

Sebagai pemimpin awak dalam modul perintah Odyssey dari Apollo 13 ini adalah komandan Jim Lovell. Sebelum sampai ke bulan, awak Apollo 13 mendapati masalah adanya kebocoran oksigen di kabin pesawat. Para tim di bumi berupaya memikirkan langkah penyelamatan untuk membawa pulang para astronaut. Pusat kendali misi memerintahkan awak pesawat untuk mematikan modul perintah Odyssey dan pindah ke modul bulan Aquarius. Para awak akan menggunakan Aquarius sebagai semacam perahu penyelamat. Cadangan oksigen dan tenanganya yang cukup akan membuat mereka tetap hidup. Para astronaut harus berhemat, karena itu mereka menjaga agar air, oksigen, dan tenaga pesawat itu cukup. Namun dengan menurunnya tenaga Odyssey, suhu di dalam pesawat turun drastis 58 derajat. Astronaut harus mempercepat pesawat untuk pulang sebelum tenaganya habis. Sementara itu karbondioksida yang berasal dari napas para astronaut telah memenuhi seisi Aquarius. Dengan cepat, pesawat akan berisi racun. Tim di Pusat Kendali Misi menemukan suatu cara untuk menggunakan jaringan Odyssey dalam aquarius sehingga tingkat karbondioksida menurun. Dengan demikian mereka bisa melakukan kegiatan untuk tetap merasa hangat. Suhu di dalam pesawat turun sampai 38 derajat.

17 April pukul 12.07, setelah melakukan perjalanan pulang yang panjang dan mendebarkan, modul perintah Odyssey mendarat di Samudra Pasifik. Misi Apollo 13 dikenal dengan kegagalan yang berhasil. Gagal mendarat di bulan, tapi mereka berhasil membawa kembali pesawat yang rusak beserta awaknya kembali ke bumi.

Selanjutnya, NASA memperbaiki masalah yang ditemukan pada Apollo 13 dan menyelesaikan empat misi lagi ke bulan.

Kisah kedua adalah mengenai ancaman penyakit yang mematikan, menyebar di kalangan tentara yang saat itu sedang bertempur dalam Perang Dunia I (1914-1918). Penyakit ini kemudian menyebar di seluruh Eropa, Afrika, Asia, Pasifik Selatan dan Amerika Utara dan Selatan. Penyakit ini awalnya merupakan endemi tapi kemudian menjadi pandemik di seluruh dunia. Para ilmuwan dan dokter berusaha mencari penyebab serta penanggulangan penyakit yang akhirnya mematikan ini, namun belum berhasil. Banyak penderita meninggal karena flu itu kemudian berkembang menjadi radang paru-paru. Sekolah, pasar, dan tempat-tempat berkumpulnya orang banyak ditutup karena penyebaran flu tersebut. Di akhir musim gugur tahun 1918, dokter di seluruh dunia melaporkan berkurangnya kasus penyakit flu tersebut. Bulan November bertepatan dengan berakhirnya Perang Dunia I, flu yang mematikan itu tampaknya menghilang.

Kasus flu terakhir yang ditangani adalah pada akhir tahun 1919. Sampai saat ini para ilmwan belum berhasil mengungkapkan virus yang menyebabkan flu 1918 tersebut. Mereka baru sampai pada tahap pengertian mengapa penyebaran flu itu mematikan.

Bencana berikutnya adalah yang terjadi di San Fransisco. Dulu, San Fransisco merupakan sebuah pelabuhan kecil dengan penduduk kurang dari 1.000 orang. Namun penemuan emas di dekat pelabuhan itu mengubah sejarah kota ini. San Fransisco kemudian tumbuh menjadi kota yang gemerlap dengan 50.000 penduduk. San Fransisco tumbuh menjadi kota terbesar di bagian barat Sungai Mississippi.

Dari tahun 1849 sampai 1851, enam kebakaran besar melanda San Fransisco. Disusul oleh kebakaran di tahun-tahun berikutnya. Namun setiap kali terbakar penduduknya akan membangun kembali kota mereka. Kota ini terletak di sepanjang San Andreas Fault (Patahan San Andreas) maka beberapa kali gempa dengan skala kecil maupun besar melanda kota ini. Yang terbesar gempa bumi dan kebakaran hebat yang terjadi di tahun 1906. Dengan sekitar 250.000 penduduk, mereka membangun kembali kota itu dibantu oleh para pemimpin kota dan negara, karena San Fransisco merupakan pusat bisnis yang penting. Tahun 1915 pembangunan kembali kota telah selesai. San FRansisco muncul dengan wajah barunya. Kota itu juga kemudian menjadi tuan rumah pameran tingkat dunia bernama Panama Pacific International Exposition. San Fransisco tumbuh menjadi kota berkelas di dunia. Beberapa kali gempa kecil dan besar pernah mampir kembali di kota ini, namun tidak sedahsyat di tahun 1906.

Pesan moral dari buku ini adalah barangkali mengingatkan kita bahwa bencana bisa datang kapan saja dan dimanapun. Dan dibutuhkan perjuangan, semangat serta penyatuan tenaga dan pikiran bersama untuk menghadapi ketika bencana itu datang menimpa, karena bukankah Tuhan menjanjikan bahwa harapan itu selalu ada?

Jalan Menikung

images
Judul: Jalan Menikung
Penulis: Umar Kayam
Penerbit: PT Pustaka Utama Gravity
Tebal: 184

“Merantau itu pergi jauh. Kadang-Kadang jauh, jauh sekali. Kadang-Kadang rasanya sewaktu-waktu akan dapat kembali. Rasanya. Padahal jalan yang telah dilalui dan akan ditempuh begitu banyak menikung. Kita akan terus merantau. Bagaimanapun, jalan akan terus menikung…”

Konon, Jalan Menikung ini adalah sambungan dari buku Para Priyayi yang bercerita tentang keluarga besar Sastrodarsono dari Wanagalih. Di buku ini kisah keluarga Sastrodarsono berlanjut dengan kehidupan Harimurti dan Sulistianingsih bersama putra tunggal mereka, Eko yang belajar di Sunnybrook College, Connecticut, Amerika Serikat.

Suatu saat Harimurti mendapat undangan makan siang dari bos-nya. Mesipun terasa aneh, toh Harimurti datang memenuhi ajakan itu. Seperti telah diduga, ternyata pemimpin perusahaan tempat nya bekerja meminta kesukarelaan Harimurti untuk keluar dari pekerjaannya. Alasannya, ia tidak bersih diri alias pernah terlibat G30S/PKI. Harimurti tak mengerti mengapa kasusnya bertahun-tahun lampau masih dipermasalahkan. Padahal telah bertahun-tahun lamanya ia dibebaskan dari penjara.

“Begitu lengketkah praduga manusia sampai sekian lama?” (halaman 110)
“… tapi rupanya manusia hidup terus menggendong sentimennya.” (halaman 110)

Harimurti teringat putra nya, Eko, yang sebentar lagi selesai kuliahnya dan bercita-cita untuk pulang dan mengabdi untuk negerinya. Cita-cita luhur. Namun peristiwa yang menimpa diri nya membuat ia harus menghalangi niat Eko untuk pulang ke tanah air. Eko kemudian bekerja dan bahkan menikahi wanita Amerika berkebangsaan Yahudi.

Harimurti dan Sulistianingsih digambarkan sebagai pasangan sederhana dan masih menggenggam budaya leluhur. Namun demikian mereka adalah sosok yang bisa menerima perbedaan. Sebaliknya dengan Tommy dan Jeannete, saudara ipar Harimurti. Penampilan mereka yang mewah dan kekinian tidak diimbangi dengan cara berpikir yang terbuka. Perbedaan ras menjadi salah satu penolakan Tommy menikahkan putrinya dengan Boy, putra Cina dari mitra bisnisnya.

Kisah di buku ini sedikit banyak ingin menyentil bagaimana terkadang kita sendiri masih berpikiran rasis. Dan diskriminasi di belahan dunia mana pun masih saja ada.

Cosmos

cosmos-234x300

Lestarinya Kenangan

Sekarang nasib langit dan bumi sudah ditetapkan,
Parit dan saluran sudah mendapatkan alirannya yang benar,
Tepian Tigris dan Eufrat sudah mendapatkan bentuknya,
Apa lagi yang akan kita lakukan?
Apa lagi yang akan kita ciptakan?
Ah Anuki, dewa langit yang Agung, apa lagi yang akan kita lakukan?
~~Cerita Assyria tentang penciptaan manusia, 800 SM-Kosmos, Carl Sagan~~

Apakah manusia sungguh sendiri di alam semesta ini?

Yang menarik di bab ini adalah ketika Sagan memberikan ilustrasi sederhana bagaimana kita, manusia, yang tinggal dalam sebuah planet juga dapat berkomunikasi dengan makhluk lainnya di planet entah mana. Jadi, begini ceritanya:

“Buku dibuat dari pohon. Bentuknya berupa kumpulan lembaran-lembaran yang luwes (masih disebut daun) yang diberi cetakan tulisan tangan pendek-pendek dari pigmen warna gelap. Dengan membacanya, Anda akan mendengar suara orang lain-mungkin sudah meninggal ribuan tahun yang lalu. Terpisah dalam jangka waktu beribu-ribu tahun, pengarang berbicara dengan diam-diam dan jelas di kepala Anda, langsung kepada Anda. Menulis mungkin adalah penemuan manusia terbesar, yang mengikat manusia bersama-sama, menyatukan rakyat dari masa-masa yang terpisah jauh, yang tidak akan pernah saling bertemu.

Bila bumi dimulai dari awal lagi dengan semua sifat-sifat fisiknya tepat sama, tampaknya tidak akan mungkin muncul lagi sesuatu atau makhluk yang mirip dengan manusia. Proses evolusi memiliki sifat acak yang sangat kuat.”

Dengan demikian Sagan mengasumsikan bahwa di planet lain pun, dengan urutan proses acak berbeda yang membangkitkan aneka ragam keturunan dan lingkungan yang berbeda untuk memilih kombinasi gen tertentu, dia percaya bahwa kemungkinan untuk mendapatkan makhluk yang secara fisik sangat mirip dengan manusia hampir tidak ada. Sebaliknya, kemungkinan untuk mendapatkan kecerdasan lain mungkin ada. Otak mereka mungkin berkembang dari dalam ke luar. Mereka mungkin memiliki elemen kenop yang setara dengan neuron manusia, namun berbeda dan tidak berhubungan langsung, melainkan dalam komunikasi radio.

Jika demikian mengapa mereka tidak bisa berkomunikasi dengan kita?

Mungkin bukan tidak bisa, mungkin bisa tapi entah berapa lama pesan yang kita sampaikan ke mereka akan sampai. Seperti tulisan-tulisan dalam buku. Mungkin makhluk lain di sana itu akan membacanya berpuluh beratus tahun kemudian. Atau mungkin mereka memilih mendiamkan saja?

Dan kaitan dengan judul bab di atas, manusia telah meluncurkan pesawat angkasa voyager yang diarahkan ke bintang-bintang. Di dalamnya tersimpan kepingan aluminium yang menyimpan segala keunikan kita, manusia, kenangan tentang warga planet bumi. Informasi yang disimpan ini akan bertahan sampai semiliar tahun.

Ya, kita ingin mengenalkan diri, sekaligus mengakhiri keterasingan kita, dan adanya keinginan untuk dapat berkomunikasi dan berhubungan dengan makhluk lain di kosmos. Mungkinkah?

Bumi, Drama Kemanusiaan Digelar

Penciptaan Adam dan Hawa adalah bab pertama dari buku Ternyata Akhirat Tidak kekal, ditulis oleh Agus Mustofa.

Ketika Tuhan akan menciptakan khalifah di muka bumi, konon diceritakan bahwa malaikat bertanya: mengapa Engkau hendak menjadikan di muka bumi itu orang yang akan membuat kerusakan dan pertumpahan darah. Padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau. Lalu Tuhan berkata: Sesungguhnya Aku lebih tahu segala sesuatu yang kamu tidak mengetahuinya.

Di buku ini Agus Mustofa memaparkan penjelasannya. Pertama kali, mengapa malaikat tahu bahwa manusia akan membuat kerusakan? Bagaimana mungkin malaikat bisa mendahului ilmu Allah? Darimana malaikat mendapat kesimpulan itu?

Merujuk penafsiran Prof Ahmad Baiquni; “bahwa pada waktu itu sebenarnya telah ada makhluk seperti manusia (tetapi bukan manusia) yang telah hidup di muka Bumi. Mereka memliki kebiasaan yang buruk, yaitu selalu membuat kerusakan dan pertumpahan darah di antara sesamanya.

Itulah sebabnya, malaikat tak setuju jika Allah menjadikan ‘makhluk itu’ sebagai khalifah di muka Bumi. Nyatanya, malaikat kecele. Bukan makhluk itu yang dijadikan kahlifah oleh Allah, melainkan Adam-seorang manusia.

Adam tentu berbeda dengan ‘makhluk itu’. Bahkan Adam digambarkan memiliki ilmu pengetahuan yang bisa mengalahkan malaikat. Malaikat kecele menganggap Adam sama dengan ‘makhluk itu’ karena secara fisik makhluk itu mirip dengan Adam. Namun tentu saja, Adam sangat berbeda dalam jiwa dan kepribadiannya.

Di sini Prof. Baiquni menafsirkan bahwa makhluk sebelum Adam itu adalah makhluk ‘setengah manusia’ yang telah ditemukan fosil-fosilnya oleh para pakar anthropologi. mereka adalah manusia purbakala yang belum bisa disebut sebagai ‘manusia’. Fisiknya boleh mirip, tapi mereka memiliki perbedaan yang mendasar, yaitu ruh. Makhluk setengah manusia itu tidak memiliki ruh. Sebaliknya, Adam telah memiliki ruh yang ditiupkan oleh Allah pada saat penciptannya. Ruh adalah potensi ‘Kesadaran’ dan ‘Akal Budi’.

**
Ada salah satu ayat yang berbunyi:

“Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya RuhKu, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.” (QS. Al Hijr (15) : 29

Maka, bukankah ruh adalah anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah kepada manusia? Karena setiap ruh manusia mewarisi sifat-sifat Allah.

Dan karena ruh bersifat ilahiah maka setiap ruh manusia mungkin saja terpancar langsung dari pikiran Tuhan. Tuhan mengenalkan diri-Nya pada kita. Sebab itulah, manusia, dari jaman ke jaman dan dunia belahan manapun mencari dan meyakini keberadaan-Nya. Mungkin mereka hanya menyebut-Nya dengan nama yang berbeda.

Itukah sebabnya diri kita, setiap waktu, merasai dan terus mencari berputar-putar pada suatu pikiran tertentu? Apakah manusia terus mencari jiwa sejatinya? Tempat ia berada sebelum ruh ditiupkan?

Anna Karenina

images
Judul: Anna Karenina
Penulis: Leo Tolstoy
Dikisahkan oleh: Svetlana Belova
Penerbit: Gradien Mediatama
Tebal: 239

Mengutip sinopsis di sampul belakang buku, “Ini kisah tentang seorang wanita yang bersedia mempertaruhkan segalanya demi cinta.”

Kondektur meniupkan peluit. Tak lama para penumpang mulai menuruni tangga. Anna berjalan menyusuri gerbong. Sosoknya begitu tenang. Seorang lelaki muda memperhatikannya. Vronsky memberi jalan kepada wanita berwajah teduh itu. Tak sengaja pandangan mereka bertemu. Vronsky tertegun.

Pertemuan pertama Anna Karenina, -istri dari Count Alexei Alexandrovich, bangsawan kaya dan ternama di kotanya, serta Ibu dari seorang putra bernama Seyrozha- dengan Vronsky, lelaki muda putra dari Countes Vronskaya di stasiun itu kelak menjadi malapetaka bagi kehidupan perkawinan Anna.

Vronsky memuja Anna sedemikian rupa. Anna yang awalnya berusaha mengingkari perasaannya tak mampu lagi berkelit. Mereka mulai mencuri kesempatan untuk bertemu. Gosip kedekatan mereka telah menyebar, Alexei, suami Anna pun telah mengetahu perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya.

“..kamu tidak tinggal seorang diri di dunia ini. Ada masyarakat. Dan, sebagai suamimu, aku merasa perlu mengingatkan kamu akan konsekuensi-konsekuensi dari semua tindakan yang kamu ambil (halaman 104).” Alexei memperingatkan istrinya. Namun Anna sudah terbutakan oleh cinta. Ia muak dengan semua aturan dan norma dan moral.

“Mengapa semua harus mengikuti norma dan aturan yang ditetapkan entah oleh siapa. Mengapa hidup tidak dapat menjadi sederhana saja. Bersama dengan orang yang kita cintai.” (halaman 128)

Alexei bukannya tidak tahu seluruh kota membicarakan istrinya, namun ia bersikap seolah tak terjadi apa-apa. Ketenangan Alexei membuat Anna semakin meradang. Bagi Anna, Alexei hanya membutuhkan kebohongan dan sopan santun sebagai caranya untuk tetap berada di pucuk pimpinan, di tempat terhormat para bangsawan Petersburg.

Kehamilan membuat Anna memberanikan diri untuk meminta cerai kepada suaminya. Namun Alexei tidak mengabulkan keinginan istrinya.
“Sepanjang masyarakat tidak mengetahui hubungan kalian, maka aku juga akan menutup mata dan menganggap tak ada yang terjadi. Silakan lakukan apa pun yang kamu mau. Tapi kau harus tetap istriku. Titik.”

Masa persalinan Anna begitu berat. Pada saat itulah ia merenungkan semua tindakannya. Perasaan berdosa pada suami yang ia khianati. Namun ternyata pernyataan sesal itu tidak berumur panjang. Usai melahirkan bayinya dan mendapatkan kekuatan tubuhnya, Anna kembali mengajukan perceraian. Ia pada akhirnya memilih untuk meninggalkan suami dan putranya untuk hidup bersama dengan orang yang paling dicintainya, Vronsky.

Semua terasa menyenangkan, pada awalnya. Pada akhirnya manusia dihadapkan pada pilihan. Dan Anna menyerah kalah. Ia kembali ke Petersburg untuk menjemput kematiannya sendiri.

“Mati itu mudah, bertahan hiduplah yang sulit. Memilih bertahan hidup membutuhkan keberanian lebih dibandingkan memilih kematian.”

Anna Karenina adalah salah satu karya masterpiece Leo Tolstoy selain War and Peace. Cerita ini berkisah tentang kehidupan kaum bangsawan Rusia pada masa itu yang suka pesta dan bergosip. Tolstoy menyoroti perilaku para bangsawan Rusia yang tidak lagi mengindahkan ajaran agama dan lebih suka bersenang-senang.

Buku Anna Karenina dari penerbit Gradien yang saya baca adalah kisah Anna Karenina yang dikisahkan kembali oleh Svetlana. Svetlana menuturkan ulang kisah ini dengan bahasa yang puitis dan sederhana.

Oya, buku aslinya sendiri konon sangat tebal dan terdiri dari dua buku (saya belum pernah membacanyanya). Dua buku untuk kisah Anna dan Vronsky? :). Tentu saja tidak, selain cinta membara Anna dan Vrosky, ada tokoh lain yang juga memiliki kisah cinta menarik, seperti pasangan Dolly dan Stiva, kakak Anna serta kisah cinta yang lembut dan manis dari Levin dan Kitty.

Mengutip kata Levin, “kadang cinta tidak harus berarti romansa menggebu-gebu.”

Google

google
Judul: Google
Penulis: Ni Ketut Susrini
Penerbit: B First (PT Bentang Pustaka)
Tebal: 197 (versi e-book)

Sebagai catatan, buku ini tersedia di aplikasi Qbaca. Qbaca adalah buku digital Indonesia. Mengenai Qbaca bisa dibaca di sini. Aplikasi Qbaca dapat diunduh dari telepon genggam bersistim operasi Android dan IOS. Saat ini pembelian buku di Qbaca sudah dapat dipotong dari pulsa Telkomsel. Wah, asyik, kan?

Apa yang tebersit pertama kali mendengar kata Google? Informasi? Pencarian?
Yup, google adalah mesin pencari raksasa yang didirikan oleh dua orang mahasiswa yang menggilai ilmu komputer, Larry Page dan Sergey Bin. Larry dan Sergey pertama kali bertemu di Standford University, California, Amerika Serikat pada tahun 1995. Mereka memiliki minat yang sama. Latar belakang keluarga dan pendidikan juga menambah kedekatan dua mahasiswa cerdas ini.

Tahun 1996 Sergey bergabung dalam proyek ilmiah yang tengah digarap Larry, yaitu sebuah mesin pencari yang menghasilkan pencarian yang benar-benar relevan. Mereka menghabiskan waktu bersama untuk mewujudkan teknologi pencarian yang kelak menjadi kekuatan google saat ini.

Darimana asal nama Google?
Google berawal dari salah mengeja kata googol, sebuah istilah matematika yang berarti angka yang sangat besar, yaitu angka 1 yang diikuti seratus angka nol, atau 10 pangkat 100. Nama tersebut mencerminkan misi mereka untuk mengelola informasi di web yang tak terkira banyaknya.

Awalnya, google menumpang beroperasi di server milik Stanford University dengan domain google.stanford.edu yang berlangsung selama lebih dari satu tahun. Dan pada tahun 1997 google didaftarkan dengan domain google.com.

Apa kelebihan google dengan mesin pencari lainnya?
Tidak seperti mesin pencari lainnya, Google memberikan hasil pencarian yang lebih baik sehingga menghasilkan halaman web yang berbobot dan yang sesuai atau yang betul-betul dicari. Teknik yang digunakan oleh Larry dan Sergey untuk mesin pencari mereka ini adalah kolaborasi teknik PageRank dan hypertext-matching analysis.

Google menjadi perusahaan
Menyadari google (awalnya proyek ini bernama BackRub, dan pada tahun 1997 diganti menjadi google) adalah produk jempolan, Larry dan Sergey lalu menawarkannya ke berbagai perusahaan dengan harga USD 1 juta. Namun mereka ditolak oleh semua perusahaan. Larry dan Sergey tidak tinggal diam. Mereka menyadari bahwa teknologi pencarian sangat penting ke depannya. Mereka kemudian memutuskan cuti kuliah dan mendirikan perusahaan sendiri dengan modal tekad dan uang pinjaman. Google terus berkembang sampai beberapa kali harus pindah kantor. Perpindahan terpenting terjadi pada tahun 2004, ketika perusahaan sudah semakin besar dan google telah banyak menelurkan layanan baru serta mengakuisisi dua perusahaan web.

Bisnis utama Google
Banyak yang bertanya-tanya darimana Google mendapatkan keuntungan yang begitu besar. Bisnis utama google adalah iklan dan mengumpulkan data. Google memiliki banyak kategori produk iklan, di antaranya adalah AdSense dan AdWords.

Adsense adalah produk iklan yang ditujukan untuk para pemilik situs. Di sini pemilik situs dapat menampilkan iklan-iklan yang didistribusikan google. Biasanya iklan-iklan yang ditampilkan sesuai dengan isi halaman web tempat AdSense ditempatkan. Sistim pembayaran yang ditawarkan google adalah per-klik atau per-lihat pada iklan yang ditampilkan.

AdWords, memungkin para pemasang iklan untuk beriklan di internet. Konsep iklan yang diterapkan meliputi sistim pay per click (PPC) atau bayar setiap kali diklik dan beriklan di situs-situs sasaran. Bidding atau lelang iklan juga menjadi sumber penghasilan terbesar google, di mana Google memberikan ruang teratas di laman google.com untuk memasarkan produk mereka kepada perusahaan yang memberi harga tertinggi.

Layanan Google
Selain bisnis mesin pencari, Google juga muncul dengan banyak layanan barunya, seperti google map, google docs (untuk aplikasi office), google viewer underwater, dan sebagainya.

Singkatnya, buku ini bercerita dari A-Z serta segala sepak terjang Google sehingga menjadi raksasa dunia mesin pencari. Barangkali, kita bisa belajar banyak dari ketekunan dan keteguhan hati dua mahasiswa ini. Penolakan tidak menjadikan mereka patah, sebaliknya mereka terus maju dengan penuh keyakinan.

Moskow-Petersburg-Vladivostok

mpv upload
Judul: Moskow-Petersburg-Vladivostok (MPV)
Penulis: M. Aji Surya
Penerbit: Jaring Pena
Tebal: 299

Buku setebal 299 halaman ini berkisah tentang pengalaman penulis selama bertugas di negara Beruang Putih (dahulunya dikenal dengan negara Beruang Merah). Rusia, negara pecahan Uni Soviet ini mengalami banyak perubahan unik selepas dari kekuasaan komunis. Melalui kacamata penulis kita akan disuguhi Rusia dengan wajah baru, Rusia yang terbuka, dinamis, ceria, dan manusiawi. Di dalam buku, penulis, yang juga seorang diplomat dan mantan wartawan ini menuliskan berbagai kisah yang ia amati, alami, lihat, dan dengar selama masa kedinasannya.

Setiap kisah di buku ini mengandung pesan yang berharga. Salah satu diantaranya, Mengaca Kejujuran Pada Spion Angkot.

“Uh… sebutir kejujuran. Seperti barang yang sangat mahal dan mewah. Dimanapun. Kapanpun.”

Di Rusia ada angkot untuk jarak pendek, biasanya ke dan dari stasiun metro. Di angkot hanya ada sopir. Para penumpang saling bekerjasama untuk memudahkan kerja sopir. Penumpang yang masuk pertama akan langsung duduk persis di belakang sopir. Ia menerima uang dari penumpang sebelumnya untuk kemudian diserahkan kepada Pak sopir sambil mengucapkan jumlah orangnya. Begitu seterusnya. Sopir tidak menghitung kembali uang yang ia terima. Semua dijalankan dengan prinsip kerjasama (kebersamaan) dan kejujuran.

“Dua konsep kehidupan manusia yang selalu diajarkan oleh leluhur kita, oleh agama apapun dan dalam budaya manapun. Sesuatu yang universal dan dapat dipastikan manfaatnya. Tanpa kebersamaan, apalah artinya sebuah keluarga. Apalah jua artinya sebuah bangsa. Tanpa kejujuran, yang ada pasti saling tipu dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Akhirnya hancurlah peradaban manusia akibat exploitation de l’homme par l’homme atau istilah kita teman makan teman.” (halaman 52)

Ada yang menarik di kisah yang masih sama ini. M. Aji menceritakan ketika suatu hari ia memarahi anak tetangganya kelas 4 SD yang disebut-sebut sebagai anak cerdas dan pandai. Begini kejadiannya, ia menegur anak itu karena menyeberang jalan raya tidak di zebra cross. Tak tahunya anak itu malah melotot sambil mengucap, “Om, aturan itu untuk dilanggar. Kalau gak ada yang melanggar, nanti polisi kerjanya apa donk!”.

“Apa jadinya bila konsep-konsep tentang etika mulia atau akhlakul karimah tidak dipahami dan dipraktikkan sejak dini. Itu kan sama saja bilang,”Buang aja sampah di sembarang tempat, sebab kalau tidak begitu nanti tukang sapu nganggur.” Suatu cara pikir yang ngawur dan menghambat kemajuan kehidupan.”

Ada juga cerita mengenai kerukunan antar umat beragama, dimana antara umat ortodoks dan Islam saling menjaga diri dan berhubungan dengan baik dan akrab. Bahkan para pemimpin pemerintah yang beragama ortodoks juga mengucapkan selamat Idul Fitri kepada umat islam manakala mereka merayakannya. Pemerintah pun turut membantu pendirian mesjid baru baik secara moril dan material. Pemerintah juga menegaskan bahwa mereka yang beragama islam adalah bagian dari sebuah bangsa besar dan negara yang bernama Rusia.

“Membangun kebersamaan dan keharmonisan jauh lebih bermakna bagi kehidupan bernegara dibanding memantik persoalan primordialisme yang mendorong perpecahan”, begitu kata sang penulis.

Ada banyak sekali kisah menarik yang bisa kita petik dari kumpulan tulisan di buku ini. Kita bisa belajar banyak kearifan yang dimiliki oleh bangsa yang pantang menyerah ini, seperti dilukiskan oleh Alexei Tolstoy yang ada di halaman pembuka buku.

“Yes, that’s the Russian character!
A man may seem ordinary enough,
but when trouble comes,
he is endowed with might strength
the beauty of the human heart.”

“Ya, inilah kepribadian orang Rusia!
Seorang yang kelihatan biasa-biasa saja,
tetapi manakala kesulitan menyapa,
ia tiba-tiba memiliki kekuatan dahsyat
sebuah keindahan hati seorang anak manusia.”

Because of Winn Dixie

images
Judul: Because of Winn Dixie
Penulis: Kate Dicamillo
Penerjemah: Diniarty Pandia
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 174

“Kadang-kadang rasanya semua orang di dunia ini kesepian.” (halaman 128)

Suatu hari seorang anak perempuan bernama Opal India sedang berada di sebuah toko makanan ketika tiba-tiba kegaduhan terjadi. Ada banyak sekali makanan bergulingan ke lantai dan para karyawan toko berlarian ke sana kemari sambil melambaikan tangan. Awalnya Opal tak menyadari bahwa semua itu adalah ulah seekor anjing sampai kemudian ia melihatnya. Seekor anjing besar yang jelek namun memiliki senyum memesona. Anjing itu tersenyum dan berhenti tepat dihadapannya sebelum kemudian berlari menuju ke arah manajer toko yang berteriak-teriak.

Tanpa berpikir panjang Opal membawa Winn Dixie pulang bersamanya. Ia akan meminta ijin ayahnya untuk memelihara Winn Dixie. Ayah Opal adalah seorang pendeta dan mereka berdua belum lama pindah ke Naomi, Florida. Ibu Opal meninggalkan Opal ketika ia masih kecil. Opal senantiasa merasa kesepian karena ayahnya begitu sibuk dengan kegiatan berkhotbahnya. Opal juga tak memiliki banyak kawan, karena memang tak banyak anak tinggal di sana. Hanya beberapa dan tampaknya mereka pun tak ingin berdekatan dengan Opal karena khawatir diadukan segala perbuatan mereka kepada pendeta.

Kehadiran Winn Dixie memberi keajaiban-keajaiban kecil pada Opal. Karena Winn Dixie ia berkenalan dengan Gloria Dump, Otis, Miss Franny. Gloria Dump seorang nenek tua yang penglihatannya sudah kabur dan Dunlap serta Stevie Dewberry, anak-anak seusia Opal menjulukinya sebagai nenek sihir. Mereka takut berdekatan dengan Gloria Dump. Otis, seorang pemuda aneh yang dianggap berbahaya karena pernah dipenjara serta Miss Franny penjaga perpustakaan yang kemudian mengenalkan Opal kepada permen hasil ramuan kakek buyutnya. Permen itu menyajikan sensasi rasa manis dan melankolis bagi yang menyicipnya. Permen itu adalah uangkapan kesedihan sang penciptanya, yang kehilangan orang tua serta saudara-saudara perempuannya dalam peristiwa perang saudara dan kesakitan. Hal itu membuat Opal teringat kepada Ibunya.

“Apakah menurutmu semua orang merindukan seseorang? Seperti aku merindukan mamaku?” (halaman 130)

Seperti biasa Kate Dicamillo menyuguhkan kisah yang mengharu biru. Walau tak sepuitis karya-karya Kate di buku lainnya, namun cerita ini pun tak kalah bagusnya. Kate menyisipkan pesan mengenai kasih sayang.

“Tuhan yang baik, kami berterima kasih untuk karunia-karunia rumit dan indah yang Kau berikan pada kami dalam diri kami masing-masing. Dan kami berterima kasih untuk tugas yang Kau serahkan pada kami, yaitu saling menyayangi sebaik mungkin, seperti Kau menyayangi kami.” (halaman 148)

Dan bagaimana kita belajar untuk mengikhlaskan seseorang atau sesuatu.

“Tidak mungkin kau bisa menahan sesuatu yang ingin pergi. Kau hanya bisa menyayangi apa yang kau miliki selama kau memilikinya.” (halaman 154)

Serta bagaimana kita memandang orang lain tanpa mengkaitkan dengan masa lalunya yang buruk.

“Kau tidak selalu bisa menilai orang dari hal-hal yang pernah mereka lakukan. Kau harus menilai orang dari apa yang mereka lakukan sekarang.” (halaman 95)

Ah, saya selalu suka dengan tulisan-tulisan Kate. Teduh 🙂

Terima kasih banyak untuk mbak Evyta yang telah bersedia meminjamkan buku ini.

Kisah Unik Ilmuwan Dunia

Cover-Ilmuwan-v02
Judul: Kisah Unik Ilmuwan Dunia
Penulis: Kuncoro Wastuwibowo
Penerbit: Qbaca
Tebal: 90 (versi digital dengan pengaturan huruf sangat besar)

Siapa penemu telefon? Sebelum menjawabnya dengan Alexander Graham Bell, yuk baca buku ini dulu 🙂

Ilmuwan identik dengan rumus dan bahasan yang rumit. Bagaimana pribadi dan keseharian mereka ya? Apakah serumit dan seunik aper-paper ilmiah mereka? Yuk kita cari tahu sisi lain dari para ilmuwan dunia ini. Siapa saja mereka? Inilah diantaranya:

1. Michael Faraday
Ilmuwan eksperimental terbesar abad 19. Penulis buku ini memberi istilah eksperimental karena penemuan-penemuan Faraday tercipta dari berbagai eksperimen fisika dan kimia yang ia lakukan. Uniknya, Faraday bukanlah matematikawan dan ia tidak memahami kalkulus. Beberapa penemuan Faraday yang paling penting adalah konsep garis gaya, mengenalkan istilah medan dan sekaligus penemu generator dan motor listrik.

Formulasi Faraday kemudian disusun oleh Maxwell yang kemudian dikenal dengan Persamaan Maxwell. Di dalam persamaan itu Maxwell juga memasukkan formulasi dari Coulomb dan Ampere. Faraday yang selalu jujur mengucapkan terima kasih dan penghargaan serta kekagumannya kepada Maxwell, dengan menambahkan kalimat berikut: “Tapi di sisi lain, saya tidak dapat memahami persamaan Anda sedikitpun.”

Atas penemuannya, kerajaan memberikan gelar Sir dan mengangkat Faraday menjadi Presiden Royal Society. Namun Faraday yang bersahaja menolak keduanya. Keren ya? 🙂

2. Stephen Hawking
Ketika mengetahui dirinya divonis penyakit ALS dan hidupnya tidak akan bertahan lama, musik Wagner menjadi teman yang tepat bagi Hawking. Menurut Hawking, musik Wagner, khususnya Die Walküre adalah musik yang paling gelap sekaligus paling megah.

Hawking mendalami fisika teoretis, khususnya kosmologi dan gravitasi kuantum. Salah satu kutipan yang menarik adalah:
“If we do discover a complete theory of the universe, it should in time be understandable in broad principle by everyone, not just a few scientists. Then we shall all – philosophers, scientists and just ordinary people – be able to take part in the discussion of why it is that we and the universe exist. If we find the answer to that, it would be the ultimate triumph of human reason. For then, we would know the mind of God.”

Dan yang paling menarik adalah jawaban Hawking ketika ia diwawancarai oleh Larry King.
King: What is that inner thing that keeps you going?
Hawking: Curiosity

3. Feynman
Ilmuwan satu ini paling jahil. Suatu masa ketika kemandegan melanda bidang ilmu pengetahuan yang ditekuninya, Feynman melakukan kegiatan untuk kesenangan pribadi, seperti: membaca 1001 malam, lempar-lemparan piring di kafetaria dan menghitung formulasi fisika. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah kecepatan putar logo Cornel di piring yang dilempar di udara, waktu itu piring bergelincir di udara. Feynman membuat perhitungan. Dari keisengan ini kemudian Feynman menmperoleh hadiah nobel Fisika, untuk formulasi elektrodinamika kuantum.

Ada banyak kisah ilmuwan lainnya yang menarik. Lucunya, atau tampaknya beberapa ilmuwan memiliki kesamaan yang serupa. Salah satunya adalah pelupa. Atau lebih tepatnya melupakan hal-hal yang tidak mereka anggap penting, karena mungkin terlalu banyak yang dipikirkan. Apa yang dipikirkan? Tak lain rumus-rumus itu tentu saja :).

Pribadi mereka yang canggung kerap kali menjadi masalah bagi pergaulan sosial di antara orang kebanyakan. Namun mungkin itulah kelebihan sekaligus keunikan para ilmuwan itu. Buku ini sangat tepat bagi mereka yang ingin mengetahui sisi lain dari para ilmuwan ternama beserta penemuan keren mereka. Barangkali kisah sederhana yang ditulis secara ringkas ini dapat memberi kita pengetahuan baru.

Oya, buku ini dapat diunduh secara gratis melalui aplikasi Qbaca. Tidak ada versi cetaknya. Untuk yang ingin mengetahui mengenai Qbaca, silakan lihat di sini.
Penulis buku dapat ditemui melalui blognya di sini.

A Street Cat Named Bob

bob cat FA.cdr
Judul: A Street Cat Named Bob
Penulis: James Bowen
Penerjemah: Istiani Prajoko
Penerbit: Serambi
Tebal: 317

“Ketika melihatku bersama kucingku, orang-orang memandangku dengan lebih lembut, yang membuatku merasa dimanusiakan. Terutama karena aku selama ini merasa sudah tidak dianggap sebagai manusia. Entah bagaimana, keberadaan kucing itu membuatku mendapatkan kembali identitasku. Setelah kehilangan identitas sebagai seseorang, aku sekarang merasa di-manusia-kan kembali.” (halaman 104).

Ini kisah tentang persahabatan seekor kucing dan pemuda pengamen di kota London. James, nama pria itu menemukan Bob, seekor kucing jantan di koridor pintu apartemennya. James menolong Bob, yang saat itu terluka. Setelah beberapa kali berusaha untuk melepaskan kucing itu agar pergi dan gagal, James kemudian memutuskan untuk mengadopsi Bob. Walau awalnya dipenuhi oleh keraguan karena James sendiri sedang dalam masa penyembuhan dari ketergantungan terhadap narkoba, kehadiran Bob ternyata mampu membuat James menata hidupnya kembali. Kehadiran Bob membuat James mulai memperhatikan dirinya. Ia bertekad untuk bersih dari pengaruh obat-obatan. Bob juga membuat James merasa bertanggung jawab. Maka, persahabatan diantara mereka pun terjalin erat sejak saat itu.

Bob dan James seperti layaknya saudara kembar, keduanya saling memahami dengan cara mereka masing-masing. Bagi James, Bob mengingatkan akan dirinya. Bob adalah kucing liar, yang mungkin menghabiskan hari-harinya di jalan. Sama halnya dengan Bob, James pun menghabiskan hari-harinya di jalanan. Dan hidup di jalanan tidak pernah pasti. Maka, keduanya selalu bersiap-siap menerima yang tak terduga. Pertikaian, perselisihan, pelecehan senantiasa menghampiri.

Perubahan besar yang dibawa oleh Bob adalah menyadarkan James bahwa ia mulai bisa memercayai dan meyakini orang lain. Kemurahan dan kebaikan hati yang diperlihatkan orang-orang kepada Bob membuat James menemukan kembali sisi baik manusia.

Kisah yang mengharukan. Buku ini mengajarkan kita bahwa anugerah bisa diperoleh dari mana saja. Hewan, tumbuhan, serta keindahan alam memunculkan sisi-sisi kemanusiaan pada diri kita yang kadang luput oleh lautan kesibukan.

Buku ini ditulis sendiri oleh James dan termasuk ke dalam deretan buku-buku best seller di negaranya.